Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Survei Capres 2024: Elektabilitas Khofifah Makin Tenggelam!

Berita Terkait

TAK ADA KHOFIFAH: Nama Khofifah tak ada dalam 10 besar kandidat Capres 2024 pilihan responden. | Grafis: Survei Charta Politika
TAK ADA KHOFIFAH: Nama Khofifah tak ada dalam 10 besar kandidat Capres 2024 pilihan responden. | Grafis: Survei Charta Politika
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Nama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa makin tenggelam di bursa Pilpres 2024. Dari hasil survei Charta Politika Indonesia periode 12-20 Juli 2021, perempuan yang juga Ketum PP Muslimat NU itu berada di posisi 10 (2,8%) untuk kategori elektabilitas tokoh dengan banyak nama.

Berselisih sangat jauh dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo yang menempati posisi teratas 16,2%. Menyusul di bawahnya Menteri Pertahanan yang juga Ketum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto 14,3% dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 14,6%.

Lalu Gubernur Jabar, Ridwan Kamil 5,4%; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno 4,6%; Ketum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,9%; Mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 3,3%; Menteri Sosial, Tri Rismaharini 3,1%, serta Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti 2,9%.

“Kalau kita lihat papan utamanya ini ada tiga sosok, yakni Ganjar, Prabowo, dan Anies. Memang sudah mulai terlihat pola peta elektoral Capres 2024. Lalu di papan kedua ada Ridwan, Sandiaga, AHY, Ahok, Risma, Susi, dan lain-lain,” ujar Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya saat memaparkan hasil surveinya secara daring, Kamis (12/8/2021).

Jika di kategori elektabilitas tokoh dengan banyak nama Khofifah hanya menempati urutan ke-10, elektabilitas gubernur yang juga Ketum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu makin tenggelam karena terlempar pada kategori elektabilitas tokoh untuk semulasi 10 nama.

Dalam simulasi ini, lagi-lagi ganjar di urutan teratas dengan elektabilitas 20,6%, disusul Anies 17,8%, Prabowo 17,5%, Sandiaga 7,7%, Ridwan 7,2%, AHY 4,2%, Risma 3,6%, Erick Thohir (Menteri BUMN) 1,8%, Puan Maharani (Ketua DPR RI/PDIP) 1,4%, Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian/Ketum Golkar) 1%. Sedangkan responden yang tidak tahu/tidak menjawab 17,2%.

“Kita coba dengan 10 nama, Ganjar ada di peringkat pertama. Anis dan Prabowo saya tidak bisa sebut peringkatnya, karena selisih keduanya hanya 0,3 persen atau masih di bawah margin of error survei,” terang Yunarto.

Pun untuk elektabilitas lima nama, tiga besar masih ditempati Ganjar 23,3%, Anies 19,8%, dan Prabowo 19,6%. Menyusul Sandiaga 8,4% dan Ridwan Kamil 8,2%.

Survei Charta Politika dilakukan di masa pandemi Covid-19, dari 12 hingga 20 Juli 2021. Metode wawancara tatap muka (face to face interview) dengan multistage random sampling. Jumlah sampel 1.200 dan margin of error 2,83% pada tingkat kepercayaan 95%.

Sedangkan unit sampling primer survei (PSU)-nya yakni desa/kelurahan dengan jumlah sampel masing-masing 10 orang di 120 desa/kelurahan yang tersebar di Indonesia.

MAKIN TENGGELAM: Nama Khofifah makin tenggelam di peringkat 10 besar kandidat Capres 2024. | Grafis: Survei Charta Politika
MAKIN TENGGELAM: Nama Khofifah makin tenggelam di peringkat 10 besar kandidat Capres 2024. | Grafis: Survei Charta Politika

» Baca Berita Terkait Khofifah

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -