RPJMD Masih Dibahas, Khofifah Sudah Penuhi 5 Janji Kampanye

KERJA NYATA: Khofifah penuhi janji di saat RPJMD masih dibahas di DPRD Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KERJA NYATA: Khofifah sudah penuhi janji kampanye di saat RPJMD masih dibahas di DPRD Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Satu per satu janji kampanye Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak saat Pilgub Jatim 2018 mulai terpenuhi. Bahkan sudah terlihat saat keduanya baru menjalani 99 hari kerja.

Anggota DPRD Jatim, Renville Antonio mencatat, sedikitnya ada lima program yang sudah berjalan meski belum sepenuhnya karena Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang diajukan Khofifah-Emil kemungkinan baru digedok dewan akhir Juni 2019.

Apa saja kelima program tersebut? Pertama, pendidikan gratis dan berkualitas (Tistas). Kedua, Program Keluarga Harapan (PKH) Plus. Ketiga, tunjangan untuk para penghafal Al Qur’an atau huffadz.

“Sudah kelihatan walaupun masih 2.026 dari target tahun ini 4.000 huffadz, karena memang data dari pemerintah sebelum Bu Khofifah kan baru 2.026,” katanya pada wartawan di Surabaya, Senin (27/5/2019).

Keempat, Millennials Job Center (MJC) yang saat ini sudah berjalan di lima Bakorwil, yakni Bojonegoro, Jember, Malang, Madiun dan Pamekasan. “Kemudian (kelima) kemandirian bidang pangan yang akan diwujudkan lewat BUMD pangan,” jelas Renville.

Terkait BUMD pangan, kata Renville, di era Gubernur Soekarwo alias Pakde Karwo sebenarnya Puspa Agro sudah disiapkan menjadi BUMD pangan, tapi tidak teralisasi karena banyak hal.

“Menurut saya Ibu sudah tepat sekarang ini. Jadi pekerjaan yang belum terselesaikan di zaman gubernur sebelumnya, sekarang sudah mulai diselesaikan Ibu,” papar wakil ketua Komisi C DPRD Jatim tersebut.

Contoh lainnya soal pabrik pengolahan limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) di Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, yang belum berjalan maksimal di era Pakde Karwo, kini sudah di-drive Khofifah-Emil.

Di sisi lain, Khofifah juga melakukan MoU dengan Kedutaan Besar Inggris, serta pembicaraan dengan investor dari Jepang untuk pendirian pabrik pengolahan limbah B3 di Desa Tlogoretno dan Desa Brengkok Kecamatan Brondong, Lamongan.

“Manapun pun yang dipakai, menurut kami Fraksi Demokrat, ini semua tujuannya untuk membantu menyelesaikan limbah B3 yang ada di Jatim,” jelasnya.

Pembahasan di DPRD Jatim

Renville juga yakin, setelah RPJMD yang diajukan Khofifah-Emil digedok DPRD Jatim, semua janji kampanye yang diwujudkan lewat Nawa Bhakti Satya akan berjalan maksimal.

“Kami sudah memulai pembahasan, mudah-mudahan Juni akhir sudah bisa digedok. Baru di KUA PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) dan di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) nanti ada program-program ibu yang bisa dibantu,” paparnya.

Renville menegaskan, dengan RPJMD belum selesai dibahas dengan DPRD Jatim tapi program-program Khofifah-Emil sudah berjalan itu jelas luar biasa.

“Artinya janji beliau mulai dipenuhi, dan saya yakin ke depan semakin lengkap yang di Nawa Bhakti Satya itu untuk dipenuhi,” tuntas Renville yang juga sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim.

5 JANJI TERPENUHI DI 99 HARI KERJA

  1. Pendidikan Gratis Berkualitas (Tistas)
  2. Program Keluarga Harapan (PKH) Plus
  3. Tunjangan Kehormatan untuk Hufadz
  4. Millennials Job Center (MJC)
  5. Kemandirian Pangan (BUMD Pangan)

» Baca Berita Terkait Pemprov Jatim