Ikut Penjaringan Gerindra, Gus Hans: Sekarang Kita Sudah 03!

PILWALI SURABAYA: Gus Hans (tengah), mendaftar penjaringan Bacawali Surabaya lewat Gerindra. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PILWALI SURABAYA: Gus Hans (tengah), daftar penjaringan Bacawali Surabaya lewat Gerindra. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Dalam dua kali kontestasi politik, Pilgub Jatim 2018 dan Pilpres 2019, Zahrul Azhar Asumta berada di pihak yang berseberangan dengan Partai Gerindra.

Saat Pilgub Jatim 2018, kiai milenial yang akrab disapa Gus Hans itu menjadi juru bicara Khofifah-Emil Dardak, sementara Gerindra menjadi salah satu Parpol pendukung Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno.

Pun di Pilpres 2019, Gus Hans menjadi Sekjen Jaringan Kiai Santri Nusantara (JKSN), elemen pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin (01), rival Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (02).

Tapi di Pilwali Surabaya 2020, Gus Hans justru ikut penjaringan bakal calon wali kota yang digelar Gerindra. Berkas pendaftaran diserahkan ke kantor DPC Partai Gerindra Surabaya di Jalan Gayungsari Xl/14, Kamis (14/11/2019).

Sudah mulai nyamankan Gus Hans dengan 02? “Kan kita sekarang sudah 03,” katanya yang disambut tawa Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, BF Sutadi dan Ketua Penjaringan Bacawali-Bacawawali, Bagiyon serta pengurus Gerindra lainnya.

Gus Hans menegaskan, selain dengan Gerindra, dirinya juga bisa berkomunikasi dengan siapapun. Bahkan dalam sebulan ini, ada enam orang atau elemen masyarakat yang mendatangi dirinya.

“Barusan kemarin teman-teman dari 212 datang, terus teman-teman dari eks relawan Pak Jokowi, dan juga teman-teman minoritas,” ungkap pria yang juga wakil ketua DPD Partai Golkar Jatim itu.

Dalam pertemuan dengan enam elemen masyarakat tersebut, Gus Hans menyampaikan kalau pertemuan ini berangkat dari kesamaan visi untuk membangun Surabaya lebih baik lagi, maka posisi apapun pasti akan berteman.

“Tetapi kalau misalnya kita ketemunya karena faktor kursi dan posisi, kita tidak bisa bertahan lama, karena apa yang kita lakukan ini bagaimana bisa berbuat baik untuk negeri,” katanya.

“Sehingga saya sampaikan kepada mereka silakan kalau misalnya mau bekerja sama, jajakin pasar, test the water dulu, boleh, enggak masalah,” tandas presiden Football for Peace Interfaith Indonesia itu.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya