Budi “Uglu” Sugiharto, Warna Lain di Pilwali Surabaya

WARNA UGLU: Budi "Uglu" Sugiarto, warna lain di Pilwali Surabaya. Akankah maju di 2020? | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
WARNA LAIN: Budi “Uglu” Sugiharto menunjukkan lima jari, simbol nomor Partai Nasdem. Akankah maju di Pilwali Surabaya 2020? | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Bukan politikus, bukan pemimpin Ormas. Tapi namanya menjadi warna lain di Pilwali Surabaya: Budi “Uglu” Sugiharto.

PRIA ini lebih akrab dipanggil “Uglu”. Nama aslinya Budi Sugiharto. Dia bukan politikus atau pemimpin Ormas, tapi namanya kerap kali mewarnai Pilwali Surabaya. Ya, Budi “Uglu” Sugiharto!

Kali pertama namanya mengorbit di Pilwali Surabaya 2015. Kala itu, Uglu yang berlatar belakang jurnalis senior, bahkan disebut-sebut akan mendampingi Tri Rismaharini (Risma) yang masih ‘fifty-fifty’ akan maju lagi bersama PDIP.

Tak berlebihan, selain bersahabat dengan Risma, banyak pula pihak yang mendorong Uglu agar maju, terutama dari kalangan aktivis dan milenial Kota Pahlawan yang menginginkan ‘pemimpin segar’ pembawa perubahan.

• Baca: Pasca Risma, Surabaya Butuh ‘Paket Lengkap’ Sekelas Anas

Namun arah politik belum memihak Uglu. Risma yang bersatus incumbent — sebelumnya berpasangan dengan Bambang DH — tetap diusung PDIP yang dipasangkan dengan Ketua DPC PDIP Surabaya, Wishnu Sakti Buana.

Tak terwujud mendampingi Risma, Uglu tak patah semangat, tetap menyiapkan kendaraan pengusung lewat jalur perseorangan alias independen.

Berat, tentu! Sebab, hasil revisi Perppu Nomor 1 Tahun 2004 menaikkan syarat dukungan calon perseorangan menjadi 6,5 persen dari jumlah penduduk. Artinya, Uglu harus mengumpulkan 188.500 dukungan yang diwujudkan dalam bentuk KTP.

• Baca: Pilwali Surabaya 2020, PKB Belum Selesai di Fandi Utomo

Persiapan mengumpulkan ratusan ribu KTP pun dimulai, termasuk menyiapkan Tim Semut yang dikomandani rekannya sesama almamater Stikosa-AWS yang juga pemilik warung Mbah Cokro, M Zurqoni.

Tapi di ujung pendaftaran, entah kenapa, Uglu batal maju. Pilwali Surabaya 2015 hanya memunculkan dua pasangan calon, Risma-Whisnu dan Rasiyo-Lucy Kurniasari. Risma pun terpilih untuk kali kedua memimpin Kota Pahlawan.

Nasdem Membuka Diri

SAHABAT RISMA: Budi "Uglu" Sugiarto dikenal bersahabat dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. | Foto: IST
SAHABAT RISMA: Budi “Uglu” Sugiarto dikenal bersahabat dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Akankah  | Foto: IST

Dua tahun menjelang Pilwali Surabaya 2020, nama Uglu kembali muncul sebagai kandidat. Sama seperti di 2015, dorongan maju lagi-lagi menguat. Secara logistik, mungkin jauh lebih siap. Terlebih Partai Nasdem turut membuka diri.

Adalah Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Nasdem, Effendy Choiri yang menyebut Parpolnya siap mengusung Uglu. Pernyataan itu dilontarkan usai syukuran HUT ke-7 Partai Nasdem di Surabaya, 13 November 2018.

“Nasdem terbuka dan membuka diri. Kalau ada kader dari luar Nasdem, yang terbaik ya mungkin saja kita usung,” kata politikus yang akrab disapa Gus Choi itu.

Termasuk Uglu? “Kalau dia diterima rakyat, kenapa tidak?” katanya. “Unglu kan temannya Risma,” tambahnya sambil tersenyum.

• Baca: Kandidat Jangan Terjebak Narasi Seolah-olah Risma Sempurna

Adakah persyaratan khusus agar bisa diusung Nasdem? “Enggak ada syarat tertentu! Nasdem itu yang penting (calonnya) diterima rakyat. Enggak ada mahar!” ujar Gus Choi penuh semangat setiap kali menyebut: Nasdem tanpa mahar!

Sebaliknya, Uglu tak mau berandai-andai dan menyerahkan sepenuhnya ke Nasdem. “Apa kata Nasdem,” ucapnya. Tapi kalau didukung warga Surabaya, dia siap maju, termasuk melawan kandidat dari PKB, Fandi Utomo. “Siap kalau didukung warga Surabaya” tegasnya.

• Baca: Pilwali Surabaya! Berat Kalau PDIP Lawan ‘Jagonya’ Khofifah

Soal disebut Gus Choi sebagai temannya Risma, Uglu menegaskan kalau dirinya berteman baik dengan semua kalangan. “Saya berteman dengan siapa saja,” tandasnya.

Akankah Uglu benar-benar maju di 2020, termasuk lewat jalur perseorangan? Kali ini jurnalis senior itu hanya tersenyum penuh makna. Andaipun tidak, namanya sudah cukup menjadi warna lain di Pilwali Surabaya.

» Baca Berita Terkait Nasdem, Pilwali Surabaya