Bersandal Jepit, Pejalan Kaki 26,5 Jam Disambut Khofifah

DARI PASURUAN KE SURABAYA: Aksi jalan kaki Agus Salim hingga ditemui Khofifah di Grahadi. | Foto: IST
DARI PASURUAN KE SURABAYA: Aksi jalan kaki Agus Salim hingga ditemui Khofifah di Grahadi. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Muhammad Agus Salim tak bisa menutupi rasa gembirannya saat disambut Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (16/6/2019).

Alhamdulillah senang. Pengalaman yang langka. Tidak menyangka bisa bertemu langsung dan disambut baik oleh Ibu Gubernur,” katanya.

Sebelumnya, aksi pemuda 22 tahun asal Desa Panggungrejo, Kota Pasuruan tersebut viral di media sosial setelah melakukan aksi jalan kaki dan berlari dari desanya menuju Grahadi untuk bertemu Khofifah.

Agus berangkat Jumat (14/6/2019) pukul 06.30 WIB dan tiba di Grahadi Sabtu (15/6/2019) pukul 09.00 WIB atau menempuh perjalanan 26,5 jam sambil membawa dua banner, salah satunya bertuliskan: Lari dan Jalan Kaki dari Panggungrejo Pasuruan ke Surabaya untuk menemui Gubernur Jatim.

Namun Khofifah baru menyambutnya hari ini, karena saat Agus tiba di Grahadi dia sedang bertugas di Jakarta. Tapi begitu mendengar kabar soal Agus, gubernur perempuan pertama di Jatim itu memutuskan mempercepat tugasnya di Jakarta untuk kembali ke Surabaya.

Setelah bermalam di Grahadi dengan semua akomodasi disiapkan Pemprov Jatim, Agus yang berbusana baju koko, bersarung, dan bersandal jepit hari ini diterima Khofifah.

Saat ditanya apa harapannya setelah memenuhi nazar jalan kaki, Agus berharap Khofifah dapat membawa Jatim semakin maju, makmur dan berkah. Sebelum meninggalkan Grahadi, Khofifah memberinya souvenir berupa baju koko.

Terkait harapan Agus, Khofifah menyambut baik karena hal itu menjadi PR bersama. “Ini PR yang tidak sederhana, tapi juga tidak menjadi berat kalau bekerja bersama bergandengan tangan,” katanya.

Khofifah sendiri baru mendengar insight story terkait nazar Agus untuk bertemu dengannya di Grahadi, meskipun sebelumnya dia telah membacanya melalui media sosial.

Menurut mantan Menteri Sosial itu, ada yang menjadi pendorong Agus sehingga berjalan kaki sambil setengah lari ke Grahadi, lantaran menjadi spirit dan bagian dari yang diniatkan.

Semangat ini, tandasnya, tidak boleh padam dan pudar. Semangat yang muncul tersebut justru seperti menjadi energi positif baginya dan jajaran Pemprov Jatim.

» Baca Berita Terkait Pemprov Jatim, Khofifah