Sabtu, 21 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Wah! Seribuan Tenaga Pendidik TPQ di Surabaya Belum Dapat Uang Jasa Pelayanan

Berita Terkait

SOROTI JASPEL: Laila Mufidah, seribuan tenaga pendidik TPQ belum terima jaspel karena tak ber-KK Surabaya. | Foto: IST
SOROTI JASPEL: Laila Mufidah, seribuan tenaga pendidik TPQ belum terima jaspel karena tak ber-KK Surabaya. | Foto: IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah mengungkap ada seribuan tenaga pendidik Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) yang rata-rata bekerja belasan hingga puluhan tahun belum menerima uang jasa pelayanan (jaspel).

Temuan tersebut disampaikan Mufidah, setelah mendapat keluhan dari para tenaga pendidik TPQ di Kecamatan Rungkut lantaran mereka tidak memiliki Kartu Keluarga (KK) Surabaya.

“Kasihan mereka, sudah puluhan tahun mengajar di TPQ,” kata legislator asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) tersebut di Surabaya, Selasa (26/4/2022).

Menurut Mufidah, kebijakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang memprioritaskan pemberian jaspel Rp 500 per bulan dan saat ini dirapel selama tiga bulan (Januari, Februari, dan Maret) untuk warga ber-KK Surabaya sudah tepat.

Hanya saja, kebijakan yang diterapkan menjelang Hari Raya Idul Fitri tersebut dianggap kurang tepat, mengingat semua orang membutuhkan biaya untuk kebutuhan selama Lebaran.

Lagi pula, mereka telah mengisi aplikasi Sistem Informasi Pendidikan Agama (Sidia) yang di antaranya menjadi acuan pencairan bantuan Jaspel dari Pemkot Surabaya. “Kasihan mereka. Saya berharap ada kebijakan lain dari Pemkot terkait hal itu,” kata Mufidah.

Dia bahkan sudah menghubungi Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Yusuf Masruh untuk menanyakan persoalan tersebut dan mencarikan solusinya. “Nanti habis Lebaran bisa dievaluasi lagi, saat ini Dindik lagi memprosesnya. Semoga segera cair, kasihan mereka,” ujarnya.

Sebelumnya, Jumat (22/4/2022), Eri Cahyadi mengatakan 10.477 pendidik TPQ dan sekolah minggu se-Surabaya menerima jaspel sebesar Rp 500 ribu per bulan. Lantaran jaspel selama tiga bulan, Januari, Februari dan Maret, belum dicairkan, di minta bulan ini dicairkan semuanya.

“Ke depannya saya minta dicairkan tiap bulan, sembari Kemenag dan Pemkot melakukan evaluasi apakah ada perubahan-perubahan di masing-masing TPQ dan sekolah minggu itu,” katanya.

» Baca berita terkait DPRD Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -