Survei Capres 2024: Ganjar Meroket di Jatim, Khofifah Lewat!

KUASAI JATIM: Ganjar Pranowo kuat di Jatim, Khofifah tak masuk elektabilitas tokoh simulasi 10 nama. | Foto: Grafis: Charta Politika
KUASAI JATIM: Ganjar Pranowo kuat di Jatim, Khofifah tak masuk elektabilitas tokoh simulasi 10 nama. | Foto: Grafis: Charta Politika

SURABAYA, Barometerjatim.com – Jika elektabilitas Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di bursa Capres 2024 semakin tenggelam, sebaliknya Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo kian meroket dalam survei Charta Politika Indonesia periode 12-20 Juli 2021.

Ganjar memuncaki elektabilitas tokoh untuk simulasi 10 nama dengan keterpilihan 20,6%. Disusul Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 17,8%; Menteri Pertahanan yang juga Ketum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto 17,5%; dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno 7,7%.

Lalu Gubernur Jabar, Ridwan Kamil 7,2%; Ketum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,2%; Menteri Sosial, Tri Rismaharini 3,6%; Menteri BUMN, Erick Thohir 1,8%; Ketua DPR RI/PDIP, Puan Maharani 1,4%; Menko Perekonomian/Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto 1%. Sedangkan responden yang tidak tahu/tidak menjawab 17,2%.

“Yang menarik adalah dua nama yang sedang dibahas karena balihonya bertebaran dan bisa dibilang pemilik partai, ketika diuji dalam 10 nama ternyata ada di peringkat bawah. Puan 1,4%, Airlangga 1%,” ujar Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya saat memaparkan hasil surveinya secara daring, Kamis (12/8/2021).

“Jadi kalau didasarkan dari data sampai 22 Juli, bahwa banyaknya jumlah atribut dalam baliho dan billboard yang dibuat dan sempat viral di sosmed, ternyata tidak linier terhadap elektabiltas. Ada efektifitas yang sangat rendah,” sambungnya.

Ganjar tak hanya memuncaki elektabilitas tokoh untuk simulasi 10 nama. Pun untuk elektabilitas lima nama, tokoh PDIP itu tak tergoyahkan dengan 23,3%. Disusul Anies 19,8%, Prabowo 19,6%, Sandiaga 8,4%, dan Ridwan 8,2%.

Lantas, di wilayah mana saja kekuatan suara Ganjar? Dalam kategori pilihan responden terhadap simulasi 10 nama berdasarkan wilayah, Ganjar sangat kuat di Jateng dengan keterpilihan 69,5% serta Bali, NTB, dan NTT 28,3%.

Menariknya lagi, 17,4% publik di Jatim juga memilih Ganjar. Tingkat keterpilihannya di wilayah yang dipimpin Khofifah tersebut jauh di atas Airlangga 1,6%, AHY 3,2%, Prabowo 10%, Puan 2,1%, Ridwan 0,5%, Sandiaga 3,2%.

Hanya Anies dan Risma yang agak mendekat, masing-masing 13,7% dan 12,6%. Sisanya 35,8% tidak tahu atau tidak menjawab. Khofifah sendiri sebagai ‘pemilik’ wilayah Jatim malah lewat alias tidak masuk elektabilitas tokoh untuk simulasi 10 nama.

Sedangkan calon rival terkuat Ganjar, Anies selain kokoh di DKI Jakarta dan Banten, juga kuat di Maluku dan Papua 27,5%, Kalimantan 26,2%, dan Sumatera 26%. Lalu Prabowo kuat di Jabar 27,6% dan Sulawesi 25,9%.

Bagaimana dengan pilihan terhadap simulasi 10 nama berdasarkan pilihan parpol? Pemilih PDIP paling banyak menjatuhkan pilihan ke Ganjar 44,7%. Jauh dibanding dua tokoh PDIP lainnya, Puan dan Risma, masing-masing dipilih 4,8% dan 7,7%.

Lalu pemilih Gerindra paling banyak memilih Prabowo 51,9%, pemilih PKS lebih banyak memilih Anies 48,1%, sedangkan pemilih PKB terbelah antara memilih Ganjar 23% dan Anies 22,1%.

GANJAR MEROKET: Mayoritas pemilih PDIP memilih Ganjar Pranowo sebagai presiden di 2024| Foto: Grafis: Charta Politika
GANJAR MEROKET: Mayoritas pemilih PDIP memilih Ganjar Pranowo sebagai presiden di 2024| Foto: Grafis: Charta Politika

» Baca Berita Terkait Pilpres 2024