Popularitas Bisa Tembus 40%, Masnuh Berpeluang di Sidoarjo

KANDIDAT BUPATI SIDOARJO: Haji Masnuh, saudagar NU masuk bursa Pilbup Sidoarjo 2020. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KANDIDAT BUPATI SIDOARJO: Haji Masnuh, saudagar NU masuk bursa Pilbup Sidoarjo 2020. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Haji Masnuh berpeluang maju di Pilbup Sidoarjo 2020, mengingat calon berlatar belakang pebisnis yang punya visi publik dibutuhkan agar bisa mengimbangi dan akseleratif dengan pembangunan di Sidoarjo.

“Tokoh NU dari kalangan pengusaha memang dibutuhkan untuk kepemimpinan Sidoarjo ke depan,” kata Peneliti Senior Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam pada Barometerjatim.com, Minggu (21/7/2019).

Tapi, lanjutnya, “Butuh ekstrausaha karena harus berkompetisi dengan sumber rekrutmen politik tradisional Sidoarjo, khususnya faksi tradisional dari struktur Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta kekuatan kultural kiai khos NU.”

Masnuh, tandas Surokim, punya daya saing jika bisa mengkomunikasikan portofolio publik relasi tersebut kepada publik Sidoarjo, sekaligus menjadi nilai plus upaya pencalonannya.

“Calon-calon, termasuk Haji Masnuh harus mulai mengukur diri, khususnya terkait popularitas dan akseptabilitasnya. Jika bisa mencapai 40 persen, saya pikir punya peluang di Sidoarjo,” katanya.

Surokim menambahkan, membangun komunikasi publik penting dan harus segera dilakukan agar kian diketahui publik sehingga mereka bisa menakar sikap dan akseptabilitasnya.

“Menurut saya harus bisa mengkomunikasikan visi Sidoarjo yang agresif akseleratif, sehingga bisa bersaing dengan Surabaya,” ucapnya.

Terlebih Sidoarjo butuh pembaruan kepemimpinan politik. Butuh dinamisasi dan regenerasi kepemimpinan politik yang lebih fresh.

“Menurut saya, munculnya tokoh-tokoh baru di luar faksi yang ada selama ini positif dalam rangka pembaruan itu tadi,” tandas peneliti yang juga dekan FISIP Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tersebut.

Sebelumnya, nama Masnuh ramai diperbincangkan setelah muncul sebagai salah seorang kandidat di Pilbup Sidoarjo 2020. Pria berlatarbelakang pengusaha sukses asal Waru itu juga tidak asing lagi di kalangan Nahdliyin.

Selain mantan ketua bendahara PBNU di era kepmimpinan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Masnuh sukses mengantarkan kemenangan Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018 untuk wilayah Sidoarjo yang dikenal sebagai basis PKB.

» Baca Berita Terkait Haji Masnuh, Pilkada 2020