Masuk Kandidat, Masnuh Mulai ‘Tes Ombak’ Pilbup Sidoarjo

TES OMBAK PILBUP: Spanduk bergambar Haji Masnuh beri ucapan selamat pra dan Konferwil Ansor Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TES OMBAK PILBUP: Spanduk Haji Masnuh beri ucapan selamat pra dan Konferwil Ansor Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Sebuah spanduk ucapan pra-Konferwil dan Konferwil PW GP Ansor Jatim terpasang di pertigaan jalan besar arah Ponpes Bumi Shalawat di Lebo, Sidoarjo, asuhan KH Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali), Sabtu (20/7/2019).

Ya, Minggu (21/7/2019) hari ini, Ponpes Bumi Shalawat menjadi tempat untuk pra-Konferwil Ansor Jatim yang akan diikuti 38 Pimpinan Anak Cabang (PC) dan 444 Pimpinan Anak cabang (PAC).

Selain bertuliskan ucapan selamat, di spanduk ukuran 4 x 1,5 meter itu terpampang foto Haji Masnuh, saudagar Nahdlatul Ulama (NU) yang pernah menjabat ketua bendahara PBNU di era kepemimpinan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Sebagai keluarga besar NU, wajar saja kalau Masnuh memberi ucapan selamat. Namun yang menarik perhatian, namanya juga masuk bursa Pemilihan Bupati (Pilbup) Sidoarjo 2020.

Di konfirmasi Barometerjatim.com, Masnuh membantah ada aroma Pilbup Sidoarjo di balik pemasangan spanduk tersebut.

“Apa urusannya (dengan Pilbup Sidoarjo)? Enggak ada. Itu kan ‘anak-anak’ saya sedang pra-Konferwil dan Konferwil, jadi saya mengucapkan selamat dan sukses, itu saja,” katanya.

Masnuh juga berharap Konferwil berjalan dengan baik tanpa ada kegaduhan, dan bermusyawarah secara baik demi Ansor ke depan agar semakin maju.

“Siapapun yang terpilih menjadi ketua harus saling menghormati, karena semuanya adalah saudara, bukan lawan!” tegasnya.

Kenalkan Diri ke Publik

Sementara Pengamat Politik asal Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menilai Masnuh sedang ‘tes ombak’ karena namanya masuk bursa Pilbup Sidoarjo.

“Ya itu bagian dari upaya untuk mengenalkan kepada publik, untuk bisa mendapat popularitas. Saya pikir wajar karena waktu Pilkada sudah mendesak. Jadi tes ombak untuk pemanasan itu juga bagus,” terangnya.

Surokim menambahkan, berebut kuasa dan relasi dalam Pilkada jalannya 1001 cara. “Semakin banyak cara, semakin bagus di era politik saat ini karena variabel yang memengaruhi perilaku memilih kian beragam dan kompleks,” ucapnya.

Hingga kini, sejumlah nama bermunculan di bursa Pilbup Sidoarjo, terutama didominasi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), pemilik 16 kursi (dari sebelumnya 13 kursi) di DPRD Sidoarjo hasil PIleg 2019.

Mulai Anik Maslachah (anggota DPRD Jatim), Achmad Amir Aslichin alias Iin (Ketua Fraksi PKB di DPRD Sidoarjo, anak Bupati Sidoarjo Saiful Ilah), hingga Nur Ahmad Syaifuddin (Wabup saat ini, ketua LPP DPC PKB Sidoarjo).

» Baca Berita Terkait Konferwil Ansor