Pilih DON Bukan Khofifah, IKA FISIP: Saatnya Generasi Muda!

SAATNYA YANG MUDA: Awan Tjatur Perkasa, saatnya Dimas Oky Nugroho generasi muda pimpin IKA Unair. | Foto: Barometerjatim.com/IST
SAATNYA YANG MUDA: Awan Tjatur Perkasa, saatnya Dimas Oky Nugroho generasi muda pimpin IKA Unair. | Foto: Barometerjatim.com/IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa merupakan alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UA/Unair) Surabaya tahun 1984.

Namun keputusannya maju sebagai calon ketua umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni (PP IKA) Unair periode 2021-2025, justru diusulkan IKA UA komisariat lain, yakni Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dan Fakultas Hukum (FH).

IKA UA Komisariat FISIP bukannya tak mengusulkan calon, tapi lebih memilih alumnusnya lulusan 1996, Dimas Oky Nugroho (DON) yang kini menjabat Tim Ahli Menteri Bidang Perekonomian RI dan Direktur Akar Rumput Strategic Consulting.

Ada apa dengan IKA FISIP dan Khofifah? Benarkah spekulasi yang berkembang kalau Khofifah minta aklamasi tapi IKA FISIP menolak sehingga akhirnya mengusulkan DON?

Sekretaris Umum IKA FISIP Unair, Awan Tjatur Perkasa menuturkan, dalam menentukan sebuah keputusan pengurus senantiasa membicarakannya bersama dengan intens.

“Proses keputusan mengajukan Dimas Oky Nugroho (DON) telah melalui beberapa kali pertemuan pengurus,” katanya saat dikonfirmasi Barometerjatim.com, Selasa (22/6/2021).

Pertemuan pertama, papar Awan, digelar pada 24 April 2021 di Rumah Makan (RM) Agis saat buka puasa bersama.

“Membicarakan masa bakti Pengurus IKA FISIP UA 2017-2021 dan juga masa bakti Pengurus Pusat IKA UA habis. Perlu memunculkan kandidat-kandidat dari IKA FISIP,” katanya.

Pertemuan kedua, lanjut Awan, digelar pada 30 Mei 2021 di RM Primarasa. Muncullah nama dua kandidat kuat, yakni Ketua IKA FISIP, Andik Fadjar Tjahjono dan DON.

“Mengerucut pada DON. Sebelum dicalonkan, kami meminta DON untuk sowan pada Ibu Khofifah selaku senior di IKA FISIP UA,” ujarnya.

Selanjutnya, pertemuan ketiga digelar pada 5 Juni 2021 di Hotel Singgasana,  dan diputuskanlah DON maju menjadi bakal calon ketua umum PP IKA UA dari IKA UA Komisariat FISIP.

“Dan akhirnya deklarasi DON di Hotel Novotel 12 Juni 2021 yang dihadiri pengurus, alumni FISIP, dan fakultas lain,” jelas Awan.

“Ini saatnya generasi muda alumni FISIP tampil maju. Dari kualifikasi, DON kami anggap pantas dan siap memajukan IKA UA,” tandasnya.

Ditanya kemungkinan pemilihan bisa berujung aklamasi, Awan tak mau berandai-andai. Menurutnya, IKA FISIP menghargai sebuah proses demokrasi. Pemilihan dengan banyak calon justru akan menghidupkan proses demokrasi itu sendiri.

“Salah satu usulan yang akan dibawa delegasi kami adalah pemilihan di periode mendatang menggunakan one man one vote, agar setiap alumni memiliki suara dan kontribusi nyata ke IKA UA. Saat ini masih menggunakan utusan,” ucap Awan.

“Hasil kongres nanti kita sama-sama belum tahu. Namun kami ingin proses demokrasi itu berjalan dengan baik. Kami pun berharap kandidat sudah tahu dan siap dengan menang atau kalah,” tuntasnya.

KEPUTUSAN MATANG: IKA FISIP Unair, usulkan Dimas Oky Nugroho setelah lewati beberapa pertemuan. | Foto: Barometerjatim.com/IST
KEPUTUSAN MATANG: IKA FISIP Unair, usulkan Dimas Oky Nugroho setelah lewati beberapa pertemuan. | Foto: Barometerjatim.com/IST

» Baca Berita Terkait Kongres IKA Unair