Penjaringan PDIP Laris Manis! Sri Untari: Berkat Nol Rupiah

PILKADA NOL RUPIAH: Sri Untari, PDIP menerapkan nol rupiah dalam penjaringan di Pilkada. | Foto: IST/Barometerjatim.com/ROY HS
PILKADA NOL RUPIAH: Sri Untari, PDIP menerapkan nol rupiah dalam penjaringan di Pilkada. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari tak bisa menyembunyikan rasa bangganya melihat antusiasme masyarakat Jatim terhadap penjaringan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah yang digelar partainya.

“Kita melihat dari jumlah yang dulu memang lebih banyak yang sekarang, utamanya yang paling banyak adalah Surabaya, sampai 18 orang. Itu amazing buat kita,” katanya usai pembukaan fit and proper test di kantor DPD PDIP Jatim, Surabaya, Rabu (18/9/2019).

Saat Sri Untari menyebut jumlah bakal calon yang ikut penjaringan untuk Pilwali Surabaya terbanyak, Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi menimpali, “Payu, laris manis! He.. he.. wis laris manis!” selorohnya.

Jumlah bakal calon untuk Pilwali Surabaya yang membludak, lanjut Sri Untari, menunjukkan masyarakat Kota Pahlawan begitu responsif dengan penjaringan yang dilakukan PDIP.

“Mungkin karena kita menerapkan nol rupiah, tanpa mahar! Sampai materai kita siapkan, pulpen, juga ada yang tak bawa pulpen tadi itu. Pilkada nol rupiah!” sambungnya sambil melingkarkan jari jempol dan telunjuk tanda angka nol.

Semua disiapkan PDIP tanpa ada pungutan satu rupiah pun, tegas perempuan yang juga anggora DPRD Jatim tersebut, agar saat menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah tidak ada beban yang harus mereka atasi.

“Sehingga tidak ada pikiran untuk korupsi, karena sejak awal rekrutmennya tanpa beban sama sekali. Bahkan kita membantu dan nanti yang mengembalikan yang dapat rekom,” tandasnya.

Sri Untari menambahkan, penyaringan tahap pertama lewat fit and proper test ini akan berjalan selama tiga hari. “Nanti yang tidak tertampung di tanggal sekarang (hari ini) sama besok, kita lakukan di tanggal 20,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Pilkada 2020 di Jatim