Pengurus Ansor Jatim Dilantik, Pidato Gus Yaqut Beraroma PKB!

GER-GERAN: Kusnadi, Khofifah hingga Halim Iskandar dibuat ger-geran dengan pidato Gus Yaqut. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
GER-GERAN: Kusnadi, Khofifah hingga Halim Iskandar dibuat ger-geran dengan pidato Gus Yaqut. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Tujuh bulan sejak memenangi pemilihan ketua PW GP Ansor Jatim di Ponpes Sabilurrosyad Kota Malang, 28 Juli 2019, Syafiq Syauqi alias Gus Syafiq dan jajaran pengurus masa khidmat 2019-2023 akhirnya dilantik, Minggu (1/3/2020).

Tempat pelantikan yang dipilih yakni Gedung Negara Grahadi, Surabaya dan dihadiri sejumlah kiai, pejabat negara, anggota DPRD, hingga ketua partai politik.

Di antaranya Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, hingga ketua DPD PDI Perjuangan yang juga ketua DPRD Jatim, Kusnadi.

Suasana pelantikan berlangsung meriah dan ger-geran. Meriah karena dibumbui hiburan dari penyanyi Sabrang Mowo Damar Panuluh atau akrab disapa Noe Letto. Ger-geran, lantaran Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut cukup banyak menyelipkan aroma Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam pidatonya.

Gus Yakut mengawali mukadimahnya dengan menyebut jabatan Halim Iskandar tak hanya sebagai menteri, tapi juga ketua DPW PKB Jatim sekaligus salah satu ketua di DPP PKB.

“Saya sebut semua pangkat beliau, untuk menunjukkan kalau di luar ruangan ini saya anak buah Pak Halim,” kata pria yang juga wakil ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB itu.

Gus Yaqut bersyukur, karena dalam sejarah pelantikan pengurus GP Ansor di level PW, baru kali ini ada menteri berkenan hadir.

“Karena ini PW Jatim. PW Jatim itu kira-kira menjadi lumbung terbesarnya PKB lah, calon-calon PKB lah,” katanya yang disambut ger-geran kader Ansor yang hadir.

Lantaran Halim sudah baik-baik dengan Ansor, jangan sampai setelah lulus dari Banom pemuda NU itu para kader tidak bergabung PKB. “Tapi insyaallah Pak Halim, buah itu enggak akan bisa jauh dari pohonnya,” ucapnya.

Sing Penting PKB

AROMA PKB: Gus Yaqut saat memberi sambutan di pelantikan pengurus Ansor Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
AROMA PKB: Gus Yaqut saat memberi sambutan di pelantikan pengurus Ansor Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Tak hanya Halim, Khofifah juga menjadi ‘sasaran’ candaan Gus Yaqut yang disebutnya sebagai gubernur Jatim sekaligus ketua umum PP Muslimat NU dan mantan ketua DPP PKB.

“Gus Halim tadi tiga jabatan, supaya fair, saya harus tambah satu lagi untuk Ibu Khofifah, mantan ketua DPP PKB. Masio mantan sing penting PKB,” katanya, lagi-lagi disambut ger-geran hadirin, termasuk Khofifah yang tak kuat menahan tawanya.

Tak berhenti di situ, Gus Yaqut juga ‘menggoda’ Kusnadi. Menurutnya, rugi kalau sampai tidak hadir di acara Ansor yang memiliki sekitar tujuh juta kader di seluruh Indonesia.

Belum lagi istrinya, orang tuanya. Jika dikonversi menjadi suara dalam Pemilu pasti luar biasa. “Tapi kalau ke PDIP saya kira kebagiannya dikit aja Pak. Itu yang enggak tertampung di PKB barulah kita dorong,” katanya makin bikin suasana penuh tawa.

Menurut Gus Yaqut, di Ansor ada kesepakatan tak tertulis: Boleh salah tapi tidak boleh berbohong. “Kalau yang tadi saya sampaikan bentuk dari kesalahan, saya mohon maaf. Tapi saya tidak bisa bohong Pak, itu adalah kebenaran,” selorohnya.

» Baca Berita Terkait Ansor Jatim