Jumat, 07 Oktober 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Runtuhkan Citra Menara Gading, Kiai Asep Bangun Menara Air!

Berita Terkait

GURU BESAR: KH Asep Saifuddin Chalim, guru besar UINSA Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
GURU BESAR: KH Asep Saifuddin Chalim, guru besar UINSA Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pengukuhan guru besar KH Asep Saifuddin Chalim yang gelar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Sabtu (29/2/2029) kemarin terbilang istimewa.

Bayangkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai terbang langsung dari Istana Negara Jakarta, untuk menghadiri perhelatan tunggal pengukuhan guru besar tersebut.

“Saya kira jarang terjadi, ini sangat istimewa. Sebuah hadiah besar bagi masyarakat Jatim,” kata Guru Besar Universitas Islam Malang (Unisma), Prof Dr Mas’ud Said PhD kepada Barometerjatim.com, Minggu (1/3/2020).

Secara khusus, Prof Mas’ud juga memberi apresiasi luar biasa kepada Kiai Asep, karena eksperimennya yang lebih dari 30 tahun di dunia pendidikan.

“Eksperimen ini yang jarang berani diimplementasikan, bahkan oleh guru besar lainnya. Jadi citra Menara Gading itu sudah diruntuhkan oleh Kiai Asep, dan sekarang sudah menjadi Menara Air,” ujarnya.

Menara Gading, papar Prof Mas’ud, adalah citra ilmuwan, cendekiawan, yang hanya bertengger di menara tanpa menyentuh masyarakat secara langsung.

Dia berada di wilayah tersendiri yang menyendiri, tidak sampai landing ke masyarakat. Jadi Menara Gading adalah olok-olok bagi dunia praktisi, yang menunggu manfaat langsung dari cendekiawan.

“Dan Kiai Asep yang meruntuhkan Menara Gading itu,” tandas Prof Mas’ud yang juga ketua PW Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim.

Sebaliknya, Menara Air adalah menara yang bisa memberikan aliran kedamaian, kesuburan bagi dunia akademik dan kemasyarakatan.

“Nah, Menara Air itu adalah Kiai Asep. Menara yang di dalamnya ada pipa-pipa yang bisa menyuburkan, dan bisa untuk air minum bagi orang-orang yang membutuhkan,” ujarnya.

Jadi idealnya citra yang dibutuhka dunia pendidikan, akademisi, cendikiawan itu Menara Gading atau Menara Air?

“Ya Menara Air, itu sangat akademik dan Kiai Asep menjadi sosok yang meruntuhkan citra Menara Gading menjadi Menara Air,” tandasnya.

Tak Takut Gagal

MENARA AIR: Prof Mas'ud, Kiai Asep runtuhkan Menara Gading bangun Menara Air. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
MENARA AIR: Prof Mas’ud, Kiai Asep runtuhkan Menara Gading bangun Menara Air. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Terlebih perjalanan dan kiprah Kiai Asep yang luar biasa. Pengasuh Ponpes Amantul Ummah tersebut, kata Prof Mas’ud, adalah orang biasa yang sejak kelas dua SMA ditinggal orang tuanya.

“Beliau pekerja keras, beliau orang yang bercita-cita tinggi, yang tidak takut gagal,” katanya.

Kiai Asep disebutnya punya konsepsi pendidikan karakter yang paripurna, dengan pendidikan Islam di pesantren yang sangat modern di dalam melio perdesaan yang luas.

“Masyarakat Jatim, saya kira bersyukur ada beliau, karena beliau bisa menata sistem pendidikan pesantren modern yang bisa menembus batas dunia,” ujarnya.

» Baca Berita Terkait Kiai Asep

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -