Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Pajak Daerah Surabaya: Target Rp 4,7 T, Awal Triwulan Kedua Sudah Capai Rp 1,5 T!

Berita Terkait

PAJAK DAERAH: Pembayaran pajak di Surabaya, awal triwulan kedua capai Rp 1,5 triliun. | Foto: Barometerjatim.com/IST
PAJAK DAERAH: Pembayaran pajak di Surabaya, awal triwulan kedua capai Rp 1,5 triliun. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Tahun ini, penerimaan pajak daerah Kota Surabaya ditarget Rp 4,7 triliun. Hasilnya? Hingga 10 Juni 2022 atau awal triwulan kedua sudah mencapai Rp 1,5 triliun.

“Jadi dari target total ini sudah mencapai 31,96 persen,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi di kantornya, Jumat (10/6/2022).

Melihat penerimaan yang sudah mencapai 31,96 persen atau kurang 10 persen dari target triwulan kedua, Musdiq optimis hingga akhir Juni bisa menyentuh angka 41 persen dari total target.

“Masih harus kejar sekitar 10 persen, mudah-mudahan sampai akhir Juni nanti targetnya bisa tercapai. Karena memang beberapa sektor seperti hiburan, baru mulai jalan di Mei-Juni setelah kemarin beberapa tutup,” ujarnya.

Musdiq menyebutkan, dari total sembilan sektor pajak, paling tinggi berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Hingga 10 Juni, pendapatan pajak dari sektor PBB sudah mencapai Rp 567 miliar atau 52 persen dari target 1,42 triliun. Sedangkan BPHTB mencapai Rp 360 miliar atau sekitar 27 persen dari target Rp 1,38 triliun.

“Kalau untuk BPHTB relatif flat. Tapi target sampai dengan Juni sekarang tercapai sekitar 27 persen. Jadi, kita masih harus bekerja keras untuk BPHTB ini,” katanya.

Selain PBB dan BPHTB, lanjut Musdiq, pajak dari parkir juga menjadi salah sektor yang penerimaannya cukup tinggi. Sementara pada sektor pajak reklame, sedikit menurun dengan capaian sekarang sekitar 31 persen atau Rp 44,7 miliar.

“Memang ada beberapa pajak yang kita harus kejar, karena secara historis itu biasanya kalau puasa lebaran beberapa sektor pajak agak turun. Nanti setelah lebaran naik lagi,” jelasnya.

Selain itu, papar Musdiq, sebelum dan pasca lebaran penerimaan pajak dari sektor perhotelan belum terlalu signifikan. Dia berharap dengan situasi pandemi sekarang yang semakin terkendali, dapat mendongkrak penerimaan pajak hotel melalui MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

“Hotel ini kita berharap dengan kondisi yang membaik itu, MICE bisa jalan. Kita berharap kondisinya normal, biasanya pick MICE itu kan sekitar Agustus, September, Oktober itu rapat-rapat banyak,” tuturnya.

Nah, untuk mendorong penerimaan pajak daerah, Musdiq bakal terus berkoordinasi dengan Perangkat Daerah (PD) terkait. Dia meyakini, hingga akhir Juni 2022, penerimaan bisa mencapai Rp 1,96 triliun pada target triwulan kedua.

» Baca berita terkait Pemkot Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -