Otman: Machfud Cukup Kuat untuk Tandingi Calon dari PDIP

LAWAN KUAT JAGOAN PDIP: Otman Ralibi (kiri) saat mendampingi Machfud Arifin. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
LAWAN KUAT JAGOAN PDIP: Otman Ralibi (kiri) saat mendampingi Machfud Arifin di TKD Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Munculnya nama mantan Kapolda Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin di bursa bakal calon wali kota Surabaya pada Pilwali 2020 disambut hangat sejumlah kalangan.

Machfud yang punya pengalaman memimpin, termasuk sukses menjadi ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin wilayah Jatim di Pilpres 2019, dinilai bakal menjadi lawan kuat bagi calon yang diusung PDIP.

“Bagus! Jadi munculnya tokoh alternatif ya, Pak Machfud yang punya riwayat kepemimpinan sangat berpengalaman,” kata mantan Sekretaris TKD Jatim, Otman Ralibi kepada Barometerjatim.com, Kamis (2/1/2020) malam.

“Saya kira ini tokoh baru, dan bisa jadi calon wali kota yang cukup kuat untuk menandingi calon dari PDIP. Siapapun yang akan dimunculkan PDIP,” sambungnya.

Bukankah Surabaya basis merah? “Lho kalau soal wali kota bukan soal basis lagi. Ini soal pribadi, orang akan melihatnya karena ketokohan,” tandasnya.

Memang, imbuh Otman, faktor basis tetap ada tapi dari pemilihan wali kota di banyak daerah tetap lebih banyak dipengaruhi karena ketokohan calon disamping dukungan Parpol.

Begitu pula soal dikotomi militer dan sipil, menurut Otman, sudah tak relevan lagi untuk dibicarakan karena saat ini masyarakat lebih banyak melihat calon karena ketokohannya.

“Sudah lama itu ditinggalkan. Kalau sekarang ini siapa saja, orang melihat tokohnya. Mau dia latar belakangnya militer, sipil atau agama sekalipun, orang tak melihat itu lagi. Yang penting dia mumpuni, meyakinkan untuk dipilih, gitu aja,” paparnya.

Siap bersama-sama lagi dengan Machfud seperti di TKD kalau diminta bergabung? “He.. he.. Masih terlalu dinilah itu. Masih berproses, nanti dilihatlah bagaimana pendapat partai-partai seperti apa terhadap Pak Machfud,” katanya.

Apalagi akan banyak tokoh lain yang muncul di Pilwali Surabaya 2020, termasuk Kepala Bappeko (Badan Perencanaan Pembangunan Kota) Surabaya, Eri Cahyadi. “Kan sudah ada baliho-baliho dia di beberapa tempat,” kata Otman.

Adakah pembicaraan khusus dengan Machfud soal dukungan dari Parpol? “Belum, belum. Tetapi saya kira partai-partai di luar PDIP sudah mulai melirik,” katanya.

Tapi soal finalisasi dukungan, ujar pria yang juga berprofesi sebagai advokat itu, mungkin Parpol baru akan menurunkan rekomendasinya bulan ini atau Februari mendatang.

“Terlihat jelas nanti partai-partai itu, terutama untuk calon wali kota Surabaya. Tapi biasanya PDIP itu terakhir, kecuali di tempat yang dia yakin menang akan mendahului,” ucapnya.

Seperti diberitakan, PDIP akan mulai menurunkan rekomendasi untuk Pilkada serentak mulai 10 Januari 2020, bertepatan dengan perayaan HUT ke-47 dan Rakernas PDIP di Jakarta. Namun belum bisa dipastikan apakah termasuk untuk Pilwali Surabaya.

“Ya mungkin beberapa yang diterbitkan, tidak sekaligus. Beberapa yang sudah fix, memberikan gambaran, peluang yang bagus itu turun. Diserahkan di Jakarta,” kata Kusnadi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (24/12/2019).

Di Pilwali Surabaya 2020 sejumlah kader partai banteng berpotensi diusung, di antara Whisnu Sakti Buana, Armuji, hingga Puti Guntur Soekarnoputri. Sementara untuk kandidat dari eksternal muncul nama Eri Cahyadi.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya