Ikut Penjaringan Bacawali, MA Masuk Lewat Gerindra Jatim

PILWALI SURABAYA 2020: Bagiyon, MA ikut penjaringan lewat DPD Gerindra Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PILWALI SURABAYA 2020: Bagiyon, MA ikut penjaringan lewat DPD Partai Gerindra Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua Tim Penjaringan Bacawali DPC Partai Gerindra Surabaya, Bagiyon berharap calon yang direkomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk Pilwali Surabaya 2020 adalah yang ikut penjaringan.

“Saya mengharapkan, jadi mohon yang direkom itu adalah melewati penjaringan lewat DPC,” katanya kepada Barometerjatim.com di Surabaya, Senin (30/12/2019).

“Ada 14 yang sudah masuk lewat DPC, yang nanti akan kita kirim beberapa nama ke atas (DPP) ya itu bagian dari seleksi di penjaringan DPC,” tambahnya.

Setelah menerima nama-nama dari DPC lewat DPD Jatim, menurut Bagiyon, selanjutnya DPP Partai Gerindra akan memanggil mereka untuk dilakukan fit and proper test.

“Yang layak itu yang dapatkan rekomendasi,” tandas Bagiyon yang juga wakil sekretaris DPC Partai Gerindra Surabaya.

Bagaimana dengan sosok jenderal yang dilontarkan Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Soepriyatno? Bukankah tidak ada sosok jenderal yang ikut penjaringan lewat DPC Surabaya?

“Oh begini soal itu. Jadi pendaftaran itu kan tidak harus di DPC, di DPP itu bisa juga melakukan pendaftaran, di DPD juga melakukan pendafaran,” katanya.

“Cuma, semua yang daftar di DPP dan DPD harus juga di DPC-kan. Artinya harus diserahkan berkasnya kepada kita dan itu menjadi bagian tim penjaringan oleh DPC gitu lho, tidak ada yang di luar itu,” jelasnya.

Tapi ada enggak berkas pendaftaran sosok jenderal, seperti yang disebut Soepriyatno yang diserahkan ke DPC?

“Ada! Jadi berkas itu sekarang ada di DPD dan dalam waktu dekat akan diserahkan ke DPC dan sudah masuk list kita. Artinya bukan ilegal ya, jadi legal, memang dia masuknya lewat DPD,” katanya.

“Makanya di Rakerdacabsus nanti (5 Januari 2020) adalah memutus ataupun memberikan gambaran semua calon, termasuk Pak MA ini,” tandas Bagiyon tanpa menjelaskan apakah MA yang dimaksud adalah mantan Kapolda Jatim, Machfud Arifin.

Saat kembali dipertegas, apakah sosok MA mendaftar saat penjaringan masih berproses atau setelah ditutup mengingat pendaftaran ada batasnya?

“Ya memang, cuma masalahkan dia daftarnya ke DPD kapan saya kan tidak tahu dan tidak diberitahu. Tapi setelah itu kan, begitu ditutup, semua pendaftaran di luar DPC mohon dimasukkan ke DPC,” ujarnya, sembari kembali membenarkan kalau berkas pendaftaran MA saat ini ada di DPD Jatim.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Soepriyatno menyebut partainya sudah menyiapkan figur calon yang akan diusung di Pilwali Surabaya 2020.

“Kita sudah siapkan jago, tapi masih rahasia. Dia seorang jenderal,” kata Soepriyatno di Gedung Negara Grahadi Surabaya, 9 Desember 2019. Di sisi lain, Machfud Arifin yang akrab disapa MA disebut-sebut akan ikut running.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya