Neno Diadang di Pekanbaru, Dhani Dikepung di Surabaya

DHANI BERTAHAN: Ahmad Dhani bertahan di Resto Hotel Elmi Surabaya, saat massa kontra deklarasi memintanya agar meninggalkan Kota Pahlawan, Minggu (26/8). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
DHANI BERTAHAN: Ahmad Dhani bertahan di Resto Hotel Elmi, saat massa kontra deklarasi memintanya meninggalkan Surabaya, Minggu (26/8). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Peristiwa hampir sama menimpa Neno Warisman dan Ahmad Dhani, dua pesohor yang akan menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden, Minggu (26/8).

Neno batal menghadiri deklarasi di Pekanbaru, Riau, setelah dihadang massa kontra deklarasi di pintu keluar Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sabtu (25/8) malam. Setelah tujuh jam tertahan, mulai pukul 15.15 hingga 22.15 WIB, Neno akhirnya balik ke Jakarta.

Meski tanpa Neno, deklarasi tetap digelar di depan Masjid Agung Annur Pekanbaru, Minggu (26/8) pukul 13.30 WIB dengan kawalan ketat dari aparat kepolisian untuk mencegah kericuhan dengan kelompok kontra deklarasi.

• Baca: PKB Khawatir Chaos, Dhani: Rumput Aja Tidak Kita Injak

Sedangkan di Surabaya, tak hanya deklarasi yang dibubarkan polisi. Bahkan Ahmad Dhani terus dikejar massa kontra deklarasi, mulai dari Hotel Majapahit hingga Resto Hotel Elmi.

Dhani sendiri mengakui kalau diminta polisi untuk meninggalkan Kota Pahlawan, namun dia bergeming. “Hari ini saya disuruh pulang sama polisi, cuma saya kan belum mau pulang. Lha wong saya ke sini mau liburan kok sama keluarga,” katanya.

• Baca: Deklarasi #2019GantiPresiden Tak Berizin, Dhani: Emang Perlu?

Selain itu, suami Mulan Jameela tersebut juga terikat sejumlah agenda. “Saya sih maunya bertahan wong saya masih banyak acara di Surabaya,” tandasnya.

“Masih mau bikin posko-posko di Sidoarjo segala macam, mungkin sampai Kamis, terkait koordinasi dengan tim relawan saya. Posko pertama di Sidoarjo, silakan datang nanti.”

Posko ini terkait pencalegan Dhani yang akan maju anggota DPR RI dari Partai Gerindra lewat Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim I meliputi Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Dhani Pilih Bertahan

MINTA DHANI PERGI: Pihak kepolisian berdialog dengan massa kontra deklarasi yang meminta Ahmad Dhani meninggalkan Surabaya di Resto Hotel Elmi, Minggu (26/8). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
MINTA DHANI PERGI: Pihak kepolisian berdialog dengan massa kontra deklarasi yang meminta Ahmad Dhani meninggalkan Surabaya, Minggu (26/8). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Selain itu, Dhani juga akan mendirikan posko di Surabaya, “Masak saya mau kehilangan hak saya. Kalau memang saya diusir dari Surabaya, ya saya ke Sidoarjo, misalnya gitu lho. Tapi maunya polisi, saya keluar dari Surabaya,” tandasnya.

Jam berapa akan meninggalkan Surabaya? “Saya belum tentu mau. Wong saya ini masih liburan di Surabaya,” sergahnya.

• Baca: Polda Jatim Tak Beri Izin Deklarasi #2019GantiPresiden

Sejak pagi, Dhani memang terus dikejar massa kontra deklarasi. Sebelum ke Resto Hotel Elmi, sedianya Dhani dan tim akan ke Rumah Makan Primarasa di Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Tapi belum lagi Dhani tiba, massa sudah menggelar aksi hingga Dhani beralih ke Resto Hotel Elmi.

Pun saat Dhani diwawancarai wartawan, massa kontra deklarasi belum berajak dari depan resto sambil melakukan orasi, meminta Dhani agar segera meninggalkan Surabaya.