KPK Geledah Rumah Kadishub Jatim, Begini Reaksi Khofifah!

KUNJUNGAN ERICK: Khofifah usai menerima kunjungan Erick Thohir di Grahadi, Rabu (7/8/2019) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KUNJUNGAN ERICK: Khofifah usai terima kunjungan Erick Thohir di Grahadi, Rabu (7/8) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa enggan mencampuri urusan KPK yang menggeledah kantor dan rumah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Fattah Jasin. Apalagi kasus terjadi pada di 2018 atau sebelum dirinya menjabat gubernur.

Rek, lek tahun 2018 ojo takon aku ta rek. (Kalau kasus 2018 jangan tanya saya ya),” kata Khofifah usai menerima kunjungan pengusaha kondang, Erick Thohir di Grahadi, Surabaya, Rabu (7/8/2019) malam.

Selain Fattah, lembaga KPK juga menggeledah rumah mantan Sekdaprov Jatim, Akhmad Sukardi. Penggeledahan di tiga lokasi tersebut, merupakan pengembangan kasus suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Tulungagung yang yang diduga menggunakan anggaran APBD 2018.

“Kita memberi kesempatan bagaimana proses hukum berjalan gitu ya. Sampeyan kok takon aku seh, wis yo. Nggih, suwun. (Kok tanyanya ke saya, sudah ya, terima kasih),” lanjut Khofifah sambil tersenyum.

Malam tadi, KPK menggeledah rumah Fattah di Jalan Nginden Intan Tengah, Surabaya. Pantauan di lokasi, sekitar enam penyidik KPK yang keluar dari rumah tersebut bersama sejumlah anggota kepolisian membawa satu buah koper.

Fattah sendiri tidak terlihat berada di rumah. Pagi harinya dia sempat menghadiri kegiatan sosialisasi persiapan pengoperasian kapal perintis kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Pemandangan serupa terlihat di rumah Sukardi. Sekitar enam petugas KPK terlihat mengamankan sejumlah barang, di antaranya dokumen yang ditaruh di sebuah koper besar dan beberapa tas.

» Baca Berita Terkait Khofifah, KPK