Sabtu, 03 Desember 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Dulu Diejek karena Sekolahnya Tak Keren, Kini Prof Muzakki Meroket Jadi Rektor UINSA

Berita Terkait

PRODUK MADRASAH: Prof Muzakki (jas hitam) bersama para dosen UINSA usai dilantik sebagai Rektor UINSA. | Foto: IST
PRODUK MADRASAH: Prof Muzakki (jas hitam) bersama para dosen UINSA usai dilantik sebagai Rektor UINSA. | Foto: IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Berangkat dari keluarga sederhana, Prof Akh Muzakki mampu mengukir karir meroket di dunia akademik hingga kini dilantik menjadi Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya periode 2022-2026.

Bagi guru besar bidang sosiologi pendidikan tersebut, cita-cita yang tinggi memang harus diperjuangkan tanpa lelah. “Jangan pernah menyerah untuk mencapai apa yang diinginkan, semua pasti ada jalannya,” tuturnya, Selasa (27/6/2022).

Lahir di Sidoarjo pada 9 Februari 1974, Muzakki menempa diri dalam pergulatan hidup dari keluarga sederhana. Bahkan, diakuinya, secara materi tidak akan mampu menempuh pendidikan hingga jenjang yang paling tinggi. Namun kerja keras dan keinginan yang kuat mengalahkan semuanya.

“Jangan tertunduk pada kemiskinan. Kemiskinan adalah sebagian dari romantika hidup,” ujar penulis buku Eduspiring, Sekolah Inspirasi, Hidup Berprestasi terbit pada 2017 itu.

Keinginan kuat membuat Muzakki terus belajar, hingga tidak pernah membutuhkan uang untuk bisa sekolah. “Semuanya beasiswa, free,” tutur peraih gelar PhD dari The University Of Queensland, Australia itu.

Muzakki mengakui, proses meraih pendidikan tinggi penuh liku. Tak jarang cemoohan diarahkan padanya. Apalagi sejak kecil hingga masuk kuliah, tidak pernah menempuh pendidikan di sekolah-sekolah yang keren.

Dia merampungkan pendidikan formal di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU), melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN), semua di Sidoarjo.

“Saya dari kecil sekolah di madrasah. Zaman dulu mana ada madrasah yang keren, hingga kuliah di UINSA, dulu masih IAIN,” kata Muzakki.

“Karena tidak keren itu saya diejek dan dicibir mana mungkin bisa sekolah tinggi, sekolahnya saja tidak mutu. Tapi itu membuat saya termotivasi untuk terus belajar,” tuturnya.

Madrasah, kata Muzakki, justru mengajarinya menjadi individu yang pinter dan bener sebagai kerangka kesempurnaan seorang hamba yang ideal.

Muzakki dilantik Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sebagai rektor UINSA Surabaya periode 2022-2026 di kantor Kemenang Jakarta, Senin (6/6/2022), menggantikan Prof Masdar Hilmy.

Sebelummya, Muzakki dan Masdar merupakan dua kandidat diajukan ke Kemenag sebagai rektor kampus UINSA. Kandidat lainnya yakni Prof Titik Triwulan Tutik dan Prof Zumrotul Mukaffa.

» Baca berita terkait UINSA. Baca juga tulisan terukur lainnya Friyanto.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -