Senin, 15 Agustus 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Beredar Video Seruan Perang Bela Ponpes Shiddiqiyyah, Emil Dardak: Seluruhnya Tahan Diri!

Berita Terkait

SEMUA TAHAN DIRI: Emil Dardak berkunjung ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLH HR
SEMUA TAHAN DIRI: Emil Dardak berkunjung ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLH HR
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Beredar video seruan perang untuk membela Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah Ploso, Jombang pasca penangkapan Mochamad Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi (42), anak Pengasuh Ponpes, KH Muchammad Muchtar Mu’thi.

Ditanya terkait video tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak mengatakan penangkapan Mas Bechi yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap santriwatinya sudah dilakukan aparat kepolisian dengan pendekatan humanis.

“Kita tidak mengatakan seluruhnya bermasalah, bahkan asas praduga tak bersalah masih terus dikedepankan. Oleh karena itu, mudah-mudahan seluruh masyarakat kita bisa menahan diri juga dalam menyampaikan pendapat,” kata Emil usai kunjungan ke Kejaksaan Tinggi Jatim, Senin (11/7/2022).

“Artinya, oke kita semua membela kebenaran dan keadilan. Kita pastikan ini dalam konteks hukum tersebut. Jadi tidak digeneralisir hal-hal yang tidak terkait dengan ini, karena ini menimbulkan ketersinggungan baru,” sambungnya.

Emil mengajak semua pihak untuk menghormati aparat, yang sudah bekerja secara profesional dan penuh dedikasi. Dia juga meyakini proses sudah dilakukan seadil-adilnya.

“Jadi kepada rekan-rekan yang merasa diajak hal-hal yang sifatnya ekstra yudisial, dalam konteks bukan penegak hukumnya tapi masyarakat yang keluar dari jalur hukum, mari kita hindari itu karena aparatnya sendiri sudah melakukan pendekatan yang humanis,” ucapnya.

Sebelumnya, orator dalam video menyebut 316 orang — setelah ditahan di Mapolres Jombang — pulang dari Perang Badar Shiddiqiyyah. Hal itu diibaratkannya seperti Perang Badar di zaman Rasulullah Saw bersama 313 pasukannya melawan seribu pasukan kafir bersenjata lengkap.

“Jika Shiddiqiyyah memanggil kita lagi, siap kita untuk berjuang? Siap kita untuk berperang? Siap kita membela Sang Guru?” teriaknya yang disambut jamaah dengan koor “Siap!”

SIAP PERANG: Ajakan perang bela Ponpes Shiddiqiyyah usai penahanan tersangka pencabulan, Mas Bechi. | Foto: Capture video
SIAP PERANG: Ajakan perang bela Ponpes Shiddiqiyyah usai penahanan tersangka pencabulan, Mas Bechi. | Foto: Capture video

» Baca berita terkait Pencabulan. Baca juga tulisan terukur lainnya Abdillah HR.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -