2 Tahun Khofifah Pimpin Jatim, Relawan Reuni dan Syukuran

SYUKURAN: Elemen relawan reuni dan syukuran dua tahun kepemimpinan KHofifah-Emil. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
SYUKURAN: Elemen relawan reuni dan syukuran dua tahun kepemimpinan KHofifah-Emil. | Foto: Barometerjatim/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sejumlah elemen relawan Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim 2018, mengelar reuni dan syukuran dua tahun Khofifah-Emil Dardak pimpin Jatim di Surabaya, Kamis (25/2/2021) malam.

Mereka di antaranya Barisan Gus dan Santri (Baguss), Persatuan Guru Diniyah Nasional (PGDN), Suara Anak Nusantara Indonesia, Santri Nusantara, Sahabat Daeng Beta (Abbulo Sibatang), dan Perjuangan Anak Bangsa KIP-Emil Jatim.

Sekjen Baguss, Yusub Hidayat menuturkan, reuni digelar karena selama ini mereka jarang bertemu. Selain itu, merefleksikan dan mensyukuri dua tahun kepemimpinan Khofifah-Emil Dardak di Jatim.

“Kita juga ingin merapatkan barisan lagi, dalam rangka untuk melakukan diskusi-diskusi terkait persoalan-persoalan yang ada di Jatim,” katanya.

Dalam acara tersebut, turut hadir Habib Abdurrahman bin Agil yang mendoakan dan bershalawat agar Jatim menjadi damai berkat doa para ulama dan para kiai serta habaib.

Ditanya soal capai kinerja dua tahun Khofifah-Emil, Yusub menyatakan elemen relawan hanya mendoakan, tidak dalam rangka memberi catatan apapun.

“Bagi kita tidak bisa menilai itu. Sebagai relawan hanya mendoakan yang terbaik untuk Jatim, yang punya penilaian orang yang di luar. Kalau relawan menilai tidak fair, tapi masyarakat Jatim kan sudah merasakan,” katanya.

Selebihnya, Yusub menegaskan relawan tetap solid dan berkomitmen mendukung program-program di Jatim. “Kita memang sejak awal sudah niat bahwa Jatim harus dipimpin orang baik,” katanya.

“Makanya kita tidak pernah melihat sisi yang lain. Kita tetap satu barisan, tetap satu rangkaian dalam rangka mendukung program-program di Jatim,” sambung Yusub.

Dalam waktu dekat, ucap Yusub, para relawan juga akan mempersiapkan posko di Surabaya. Tempat ini nantinya akan menjadi ruang pertemuan dan tukar pikiran.

“Sehingga bukan hanya pertemuan insidentil, tapi kita akan tiap hari berkumpul dan bertukar pikiran. Kita akan membuka posko tempat berkumpulnya relawan Jatim di Diponegoro. Kalau ada apa-apa ya di situ tempatnya,” jelasnya.

Selama ini para relawan juga mengaku kerap bersilaturahmi dengan Khofifah. “Gubernur sering memanggil teman-teman relawan, tapi kita jangan sampai menjadi beban bagi gubernur,” tuntas Yusub.

» Baca Berita Terkait Khofifah