Waspada! OTG Sumbang 21% Positif Corona di Surabaya

WAPADA OTG: Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak saat konferensi pers di Grahadi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
WAPADA OTG: Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak saat konferensi pers di Grahadi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Memasuki penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kewaspadaan perlu lebih ditingkatkan warga Surabaya. Sebab, 21 persen pasien positif Corona (Covid-19) di Kota Pahlawan ternyata dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Data yang bisa dilihat, dari setiap hari tambahan Covid-19 di Surabaya rata-rata 60 persen mereka dari PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Dari 60 persen PDP, rata-rata 21 persen yang terkonfirmasi positif dari OTG,” ungkap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (28/4/2020) malam.

Khofifah pun meminta agar kehati-hatian, kewaspadaan, kesiapsiagaan harus dilipatgandakan masyarakat, terutama pada saat penerapan PSBB yang dimulai hari ini.

“Karena memang ada hal yang mungkin kita tidak duga ternyata carrier, mereka adalah Orang Tanpa Gejala dan itu jumlahnya sampai 21 persen,” tandasnya.

Selain itu, Khofifah juga baru terkonfirmasi bahwa di Indonesia, sebagian catatan dari beberapa daerah, Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang potensial postif Covid-19 ada sekitar 10 persen.

“Jadi hal-hal seperti ini, harus kita lakukan telaah lebih komprehensif. Apa yang kemudian bisa kita lakukan untuk pencegahan, pengurangan, bahkan penghentian penyebaran Covid-19 di Jatim,” ucapnya.

Terlebih jumlah pasien positif Covid-19 di Jatim terus bertambah. Dari update hari ini, ada tambahan 59 kasus baru sehingga total menjadi 855.

Dari jumlah itu, pasien sembuh mencapai 152 orang (17,78 persen), dirawat 608 (71,11 persen) dan meninggal dunia 95 (11,11 persen). Sementara PDP mencapai 2.849 dan ODP 18.769 orang.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona