Waspada! Corona Melonjak di 3 Daerah Penyangga Surabaya

NAIK SIGNIFIKAN: Khofifah, pasien positif Corona di Jatim naik signifikan menjadi 386. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
NAIK SIGNIFIKAN: Khofifah, pasien positif Corona di Jatim naik signifikan menjadi 386. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pasien positif Corona (Covid-19) di Jatim melonjak tajam. Minggu (12/4/2020) terjadi tambahan 119, sehingga total menjadi 386. Begitu pula dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi 1.383 dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi 14.092.

Dari tambahan 119, Surabaya tercatat paling banyak, yakni 83 atau kini menjadi 180 orang. “Tambahan yang cukup signifkan terjadi di Surabaya,” terang Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Tak hanya Surabaya, wabah Corona juga melonjak di tiga daerah penyangga (hinterland), yakni Sidoarjo (tambah 10 menjadi 31), Lamongan (tambah 10 menjadi 23) dan Gresik (tambah 4 menjadi 14).

Sedangkan tambahan lainnya tersebar di Kota Probolinggo (tambah 1 menjadi 2), Kabupaten Kediri (tambah 2 menjadi 6), Situbondo (tambah 3 menjadi 11), Jombang (tambah 1 menjadi 4), Tulungagung (tambah 3 menjadi 10), Bangkalan (tambah 1 menjadi 4), Pamekasan (1 menjadi 3).

Melihat situasi yang semakin merah, tandas Khofifah, Pemprov Jatim akan mengkonfirmasi lebih detail dan semakin mengintensifkan rapat koordinasi baik dengan Kapolda maupun Pangdam V Brawijaya.

Termasuk koordinasi terkait titik-titik yang terdeteksi apakah ada PDP atau terkonfirmasi positif Covid-19. “Jadi pada posisi seperti ini, kami harus melakukan evaluasi lebih detail,” tandasnya.

Khofifah juga meminta warga Jatim untuk melipatgandakan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Tapi dia juga mengajak, khususnya warga Surabaya, tetap tenang supaya solusi yang dilakukan bisa berjalan efektif.

“Artinya, kedisiplinan, ketertiban, dan keteraturan warga ini menjadi kunci yang sangat penting untuk bisa mencegah dari kemungkinan menularnya penyakit Covid-19,” ujarnya.

Di sisi lain, Khofifah bersyukur karena ada empat lagi pasien (dua di Surabaya, satu di Kediri dan satu di Sidoarjo) yang terkonversi negatif alias sembuh.

“Tapi kembali kita juga berduka, ada tiga orang pasien positif yang meninggal dunia. Satu dari Lumajang, dua dari Kabupetan Kediri,” ucapnya.

  1. Surabaya: 180
  2. Jombang: 4
  3. Bangkalan: 4
  4. Pamekasan: 3
  5. Sidoarjo: 31
  6. Tulungagung: 10
  7. Kab. Kediri: 11
  8. Lamongan: 23
  9. Gresik: 14
  10. Situbondo: 11
  11. Ponorogo: 6
  12. Kota Malang: 8
  13. Kab. Pasuruan: 10
  14. Bojonegoro: 1
  15. Kota Kediri: 6
  16. Kab. Madiun: 3
  17. Kab. Jember: 3
  18. Kab. Probolinggo: 4
  19. Pacitan: 1
  20. Kab. Blitar: 1
  21. Trenggalek: 1
  22. Banyuwangi: 3
  23. Magetan: 10
  24. Kab. Malang: 11
  25. Bondowoso: 1
  26. Tuban: 2
  27. Nganjuk: 9
  28. Kota Probolinggo: 2
  29. Kota Blitar: 1
  30. Lumajang: 8
  31. Kota Batu: 2
  32. Kota Pasuruan: 2

» Baca Berita Terkait Wabah Corona