Surya Paloh: Hanya Pancasila yang Bisa Selamatkan Indonesia!

Surya Paloh, kampanye terbuka Partai Nasdem di Stadion Klabat, Manado, Rabu (27/3/2019). | Foto: Ist
Surya Paloh, kampanye terbuka Partai Nasdem di Stadion Klabat, Manado, Rabu (27/3/2019). | Foto: Ist

MANADO, Barometerjatim.com – Luar biasa warga Kota Manado! Terik matahari — suhu mencapai 32 derajat celcius — sama sekali tak menghalangi mereka untuk menghadiri kampanye terbuka Partai Nasdem di Stadion Klabat, Rabu (27/3/2019). Ribuan warga memadati stadion, lengkap dengan atribut Partai Nasdem.

Riuh sorak-sorai peserta kampanye pecah, saat menyambut kehadiran Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh yang memasuki  area kampanye dengan mengendarai kendaraan atap terbuka.

Sebagian massa bahkan histeris, ketika Surya menyapa masyarakat yang lebih dulu hadir di Stadion Klabat, diiringi lagu Maju Tak Gentar ciptaan Cornel Simanjuntak.

Berbagai penampilan hiburan dengan tema kolosal kebudayaan Sulawesi Utara (Sulut) yang dipadukan dengan lagu-lagu kebangsaan, benar-benar menghibur para kader dan simpatisan Nasdem. Peserta kampanye pun nampak sibuk mengabadikan pertunjukkan moment istimewa tersebut dengan ponsel masing-masing.

Dalam orasinya, Surya mengingatkan kader dan simpatisan Nasdem yang hadir untuk terus menjaga nilai-nilai keramahan sebagai ciri khas bangsa Indonesia. Komitmen semangat gotong royong dalam hidup berbangsa, harus terus terjaga meski ada perbedaan pandangan dalam Pemilu 2019.

“Kita tinggal di bumi Indonesia dengan satu komitmen yang diletakkan pendiri bangsa kita untuk hidup saling bergandengan tangan, gotong royong, dan toleransi. Itulah prinsip-prinsip dasar yang terdapat dalam Pancasila,” ujarnya.

Menurut Surya, hanya Pancasila yang bisa menyelamatkan bangsa ini dari perpecahan. Bos media itu juga menyampaikan, kader Nasdem harus mampu memulai dan menjadi panutan dalam hal menjaga toleransi dan kerukunan.

“Selamatlah bangsa kita, kalau rakyat masih punya kemampuan dan keinginan tetap mempertahankan prinsip dasar bangsa dan negara pada ideologi Pancasila. Sudah menjadi kewajiban bagi kader Nasdem untuk memulai itu dari diri sendiri,” tegasnya.

Dengan konsistensi kader Nasdem yang tetap menjaga ucapan dengan perbuatan, Surya meyakini dalam Pemilu serentak 17 April 2019, Nasdem mampu masuk dalam posisi partai tiga besar. Masa depan Indonesia, katanya, akan ditentukan pada Pemilu ini.

“Kita bertekad Nasdem dan Jokowi harus menang. Itulah inti harapan dan keinginan kita,” paparnya.

Di Sulut, Nasdem menargetkan memperoleh dua kursi DPR RI, mengisi unsur pimpinan DPRD Sulut, dan seluruh fraksi untuk tingkat kabupaten dan kota. Peta kekuatan di Sulut saat ini diisi lima kepala daerah kabupaten dan kota yang berasal dari Partai Nasdem.

Provinsi Paling Toleran

Prananda Surya Paloh, puji konsistensi masyarakat Sulut dalam menjaga toleransi. | Foto: Ist
Prananda Surya Paloh, puji konsistensi masyarakat Sulut dalam menjaga toleransi. | Foto: Ist

Sementara itu Ketua Umum Garda Pemuda Nasdem, Prananda Surya Paloh memuji konsistensi masyarakat Sulut yang bisa menjaga toleransi, sehingga menjadi provinsi yang paling toleran di Indonesia. Toleransi Sulut, menurut Prananda, perlu dicontoh oleh provinsi-provinsi lain di Indonesia.

“Kita tidak rela jika ada pihak-pihak yang ingin merusak keberagaman dan toleransi di Sulut. Kami yakin Sulut adalah rumah kaum nasionalis benteng Pancasila,” ucapnya.

Menurut Prananda, perlu pemimpin hebat untuk bisa mewujudkan dan mempertahankan budaya toleransi yang ada di Sulut ke provinsi lain di Indonesia. Dia pun mengajak semua warga Sulut untuk bersama-sama memenangkan Jokowi dan Nasdem.

“Pilih pemimpin dan partai jangan main-main. Pilih Partai Nasdem dan Jokowi-Ma’ruf untuk terus memperkuat Pancasila,” katanya.•

» Baca Berita Terkait Nasdem, Surya Paloh