Survei Gus Ipul Tinggi, tapi untuk Posisi Wakil Gubernur

RILIS HASIL SURVEI: CEO The Initiative Institute, Airlangga Pribadi usai merilis hasil surveinya di Surabaya, Rabu (26/4). | Foto: Barometerjatim.com/BAYAN AR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Dibolak balik seperti apapun, dianalisa dengan metode apapun, keinginan masyarakat Jatim agar Khofifah Indar Parawansa menjadi gubernur tetap lebih tinggi dibanding Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Merujuk rilis terbaru hasil survei The Initiative Institute, Rabu (26/4), ternyata masyarakat Jatim masih menginginkan Gus Ipul menjadi wakil gubernur (Wagub) daripada gubernur. Hal ini berbeda dengan nama Khofifah maupun Tri Rismaharini yang lebih diinginkan masyarakat menjadi gubernur.

Bisa jadi, inilah penyebab mengapa hingga kini tak ada partai politik (Parpol) yang meminang Gus Ipul, kendati Wagub Jatim dua periode itu sudah menyatakan maju sebagai gubernur di Pilgub Jatim 2018.

• Baca: Gus Ipul: Belum Mikir Wakil, Saya Sendiri Belum Punya Partai

Dalam survei The Initiative Institute, disebutkan tingkat popularitas Gus Ipul masih lebih tinggi di antara kandidat yang ada. Maklum statusnya incumbent sementara kandidat lain bukan bagian dari birokrasi Pemprov Jatim dan belum menyatakan siap maju di Pilgub Jatim 2018.

Untuk tingkat popularitas Gus Ipul meraih 82,8%, disusul Khofifah 81,4% dan Tri Rismaharini 75,4%. Namun untuk tingkat elektabilitas (keterpilihan), Gus Ipul hanya dipilih 33,2%, Khofifah 28,3% dan Tri Rismaharini 26,1%.

Jika di-breakdown lagi, untuk posisi gubernur Gus Ipul hanya mendapat dukungan responden 33,17 persen atau lebih rendah untuk posisi Wagub yang 34,90 persen. Artinya responden lebih memilih Gus Ipul sebagai Wagub ketimbang gubernur.

Bandingkan dengan Khofifah (posisi gubernur 28,31 persen, Wagub 21,10 persen), sedangkan Tri Rismaharini (gubernur 26,13 persen, Wagub 21,50 persen). Dengan kata lain, responden lebih tinggi memilih Khofifah dan Risma sebagai gubernur dibandingkan sebagai Wagub.

“Untuk posisi gubernur Gus Ipul minus 1,73 persen. Kalah dari Khofifah yang plus 7,21 persen atau Risma yang plus 4,57 persen. Jika ingin mempertahankan elektabilitasnya sebagai calon gubernur, maka Gus Ipul harus bisa mengubah mindset-nya mulai sekarang,” ujar CEO The Initiative Institute, Airlangga Pribadi.

• Baca: Pengamat Mulai Ragu Gus Ipul Dapat Parpol

Survei The Initiative dilakukan pada 13-19 April, melibatkan 956 responden yang tersebar di seluruh Jawa Timur. Metode yang digunakan tanya jawab langsung kepada responden. 950 orang responden yang ditanya berusia 17 tahun ke atas. “Mereka berasal dari 99 desa/kelurahan dari 11 daerah pemilihan (dapil),” klaim Airlangga.

Namun hasil survei ini, lanjutnya, hanya berlaku maksimal tiga bulan, sehingga perolehan angka masing-masing kandidat bisa jadi tidak stabil. Bahkan potensi calon petahana disalip kandidat lain sangat besar, seperti yang terjadi di Pilgub DKI Jakarta dimana petahana (Ahok-Djarot) yang awalnya unggul 10 persen akhirnya bisa dikalahkan Anis-Sandi.

SURVEI THE INITIATIVE INSTITUTE

Tingkat Popularitas
•    Saifullah Yusuf – 82,8%
•    Khofifah IP – 81,4%
•    Tri Rismaharini – 75,4%

Tingkat Elektabilitas
•    Saifullah Yusuf – 33,2%
•    Khofifah IP – 28,3%
•    Tri Rismaharini – 26,1%

Keterpilihan Posisi Gubernur
•    Saifullah Yusuf – 33,17%
•    Khofifah IP – 28,31&%
•    Tri Rismaharini – 26,13%

Keterpilihan Posisi Wagub
•    Saifullah Yusuf – 34,90%
•    Khofifah IP – 21,10%
•    Tri Rismaharini – 21,50%