Sedikit Telat, Akhirnya Tarung Derajat Masuk Puslatda Jatim

PUSLATDA: Cahyo Haryo Prakoso, salah satu atlet tarung derajat yang masuk Puslatda Jatim proyeksi PON 2020. | Foto: Ist
PUSLATDA: Cahyo Haryo Prakoso, salah satu atlet tarung derajat yang masuk Puslatda Jatim proyeksi PON 2020. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com –  Atlet tarung derajat Jatim proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua bisa sedikit bernapas lega. Sebab, KONI Jatim sudah memasukan olahraga bela diri full body contact ini dalam program Pusltada Jatim.

Ketua Harian Pengprov Keluarga Tarung Derajat (Kodrat) Jatim, Erwin H Poedjono mengatakan, KONI Jatim sebagai pemegang otoritas atlet PON sudah memasukan tarung derajat dalam SK Puslatda.

“Setelah kita tunggu-tunggu cukup lama, akhirnya tarung derajat resmi masuk Puslatda. SK dari KONI Jatim baru keluar kemarin, ada 12 atlet yang masuk Puslatda,” ujarnya, Selasa (28/5/2019).

SK Puslatda dari KONI Jatim ini memang sangat ditunggu, terutama untuk atlet tarung derajat. Sebab, persiapan menuju PON 2020 sudah semakin dekat. Apalagi pada November 2019, pertempuran sudah dimulai di Pra PON yang digelar di Jawa Barat.

“Selama ini kita menggelar Pusltada mandiri untuk persiapan Pra PON, jika kita menunggu SK Pusltada dari KONI persiapan terlalu mepet,” ucapnya.

Berusaha Maksimal

MOTIVASI: Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim, Erwin H Poedjono memotivasi atlet tarung derajat. | Foto: Ist
MOTIVASI: Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim, Erwin H Poedjono memotivasi atlet tarung derajat. | Foto: Ist

Wakil Ketua Pengprov Kodrat Jatim, Mochamad Muhsin SH menambahkan, masuknya tarung derajat dalam Puslatda KONI Jatim sedikit terlambat dibandingkan cabang olahraga lain. Seharusnya sejak Agustus 2018 harus mulai Pulstada, karena sudah pasti dipertandingkan di PON 2020.

“Semestinya saat sudah pasti dipertandingkan di PON 2020, kita harus memulai Puslatda karena daerah-daerah lain sudah melakukan persiapan. Meski sedikit tertinggal, kita berusaha maksimal di Pra PON nanti,” katanya.

Muchsin yakin jika tarung derajat Jatim bisa berbuat yang terbaik untuk Jatim di Pra PON maupun PON 2020. Salah satunya terlihat dari hasil Kejuaraan Antar Master Piala Bambang Haryo di Surabaya, dua bulan lalu.

Kendati dengan persiapan minim, Jatim masih mampu merebut gelar juara dengan mendulang medali terbanyak: 3 emas, 1 perak dan 3 perunggu.

“Selama ini kita gelar persiapan Puslatda mandiri dengan mengandalkan biaya dari Pengprov Kodrat Jatim, tapi kita masih juara di Kejuaraan Antar Master,” tandasnya.

» Baca Berita Terkait Tarung Derajat, KONI Jatim