Pulihkan Ekonomi Lamongan, Bupati Gugah Keahlian IKA PMII

EKONOMI LAMONGAN: Bupati Yuhronur Efendi (kiri), ajak IKA PMII pemulihan ekonomi Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
EKONOMI LAMONGAN: Yuhronur Efendi (kiri), ajak IKA PMII pemulihan ekonomi Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menggugah keahlian Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) untuk membantu pemulihan dan kebangkitan ekonomi di tengah pendemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya keahlian dari teman-teman PMII dan IKA PMII Lamongan bersama-sama di dalam memulihkan ekonomi di tengah gelombang Covid-19 yang baru,” ujar Yuhronur saat pelantikan pengurus IKA PMII Lamongan di Pendopo Lokatantra, Rabu (16/6/2021).

Sebelum pandemi Covid-19, jelas Pak Yes — sapaan Yuhronur Efendi —  pertumbuhan ekonomi di Lamongan mengalami kenaikan mencapai 5,5 persen, namun saat ini minus 2,65 persen.

“Meski demikian, untuk sektor-sektor tertentu seperti pertanian dan UMKM masih bisa bertahan. Untuk itu pertama yang harus kita fokuskan bersama adalah membangkitkan dan menggairahkan UMKM kembali,” kata Yuhronur.

Sementara itu Ketua IKA PMII Lamongan, Mifta Alamudin menyatakan kesiapannya untuk membantu dan bersinergi dengan Pemkab dalam pemulihan ekonomi di Lamongan. Lagi pula, pengurus yang dilantik terdiri dari beberapa elemen dan memiliki keahlian masing-masing.

“Kami bersepakat untuk membentuk dan mendeklarasikan Relawan Gerakan Bangkit Ekonomi Kabupaten Lamongan. Selain itu, membentuk pilot project yang ada di beberapa desa yang telah disepakati oleh sahabat-sahabat untuk bersama-sama membantu Pemkab Lamongan,” papar Mifta.

Miftah menambahkan, pelantikan ini juag menjadi momentum kebersamaan seluruh keluarga besar IKA PMII Lamongan. Menurutnya, pelantikan itu bukan untuk memenjarakan sikap kritis, tapi kebulatan tekad untuk merajut kekuatan bersama bersinergi dengan Pemkab Lamongan.

Terkait penanganan Covid-19, Miftah mengatakan, pihaknya juga akan membantu Pemkab namun tidak secara langsung di lapangan. Sebab, untuk teknis bukan kewenangan dan keahlian PMII, kader PMII, maupun IKA PMII.

“Sudah ada Tim Satgas dan Pemkab Lamongan yang tahu kapasitasnya. Kita lebih fokus untuk membantu pemulihan ekonomi Lamongan saja,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona