PSBB Diperpanjang atau Tidak, Surabaya Sendiri yang Tentukan

TANGGUH: Joni Wahyuhadi, tinjau Kampung Tangguh Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TANGGUH: Joni Wahyuhadi, tinjau Kampung Tangguh Desa Bolorejo, Kauman, Tulungagung. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

TULUNGAGUNG, Barometerjatim.com – Diperpanjang lagi atau tidak Pembatasan Berskala Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya yang menentukan bukan Pemprov Jatim,  melainkan Pemkot Surabaya sendiri.

“Yang menentukan ya Surabaya sendiri toh, kita hanya evaluasi saja, memberikan masukan,” tegas Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dokter Joni Wahyuhadi saat meninjau Kampung Tangguh Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Minggu (7/6/2020).

“Semuanya (termasuk PSBB di tempat lain) kan begitu, Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) cuma memfasilitasi saja,” tandas dokter yang juga Dirut RSUD dr Soetomo Surabaya tersebut.

Soal kebijakan perpanjangan maupun penghentian, lanjut Joni, di antaranya didasarkan dari hasil evaluasi kajian epidemiologi oleh para pakar, seperti tambahan kasus dan klaster.

Namun Joni enggan membeber hasil evaluasi kajian epidemiologi PSBB Surabaya. “Nanti tergantung Pak Sekdaprov (Heru Tjahjono yang juga ketua koordinator PSBB jatim),” katanya.

Joni menambahkan, kajian epidemiologi ini sekaligus sebagai penilaian dalam menentukan tahapan menuju new normal yang sedang disiapkan pemerintah.

Terlebih Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah membuat aturan. Kalau di luar negeri ada lockdown, partial lockdown, fase transisi, baru new normal. “Jadi ada step-step-nya,” katanya.

Fase transisi, tandas Joni, adalah fase dimana aturan-aturan protokol kesehatan harus kencang dijalankan, tetapi tidak lagi semuanya disetop.

Lockdown itu kalau di luar negeri semuanya disetop. Tapi di Indonesia kan tidak mengenal lockdown, kita pembatasan, makanya terminologinya bukan lockdown,” ucap Joni.

Seperti diketahui, Senin (8/6/2020) besok, PSBB tahap ketiga perpanjangan PSBB Surabaya Raya — Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Gresik — berakhir.

Heru Tjahjono menuturkan, keputusan perpanjangan lagi PSBB atau tahapan lain akan diambil setelah rapat koordinasi dengan Forkopimda ketiga wilayah tersebut di Grahadi, Surabaya, malam ini.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona, PSBB