Pertahankan Astranawa, Cak Anam Pakai ‘Malaikat dan Jin’

ASTRANAWA DIEKSEKUSI: PN menetapkan tanggal eksekusi Astranawa 13 November 2019. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
ASTRANAWA DIEKSEKUSI: PN menetapkan tanggal eksekusi Astranawa 13 November 2019. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Mantan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim, Choirul Anam (Cak Anam) menyatakan siap melawan eksekusi terhadap lahan dan gedung Astranawa, Rabu (13/11/2019) depan.

“Kalau memang dia memaksakan kehendak, saya juga akan paksakan kehendak, kita tolak, karena memang dia bukan miliknya,” tandas Cak Anam kapada wartawan di Surabaya, Minggu (10/11/2019) sore.

Lantas, bagaimana cara Cak Anam mempertahankan Astranawa dari eksekusi? “Lho saya pakai malaikat kok, enggak kelihatan. Lihat aja Rabu, ke sini. Saya pakai malaikat sama jin,” selorohnya.

Cak Anam siap betul, karena merasa Astranawa adalah haknya dan PKB Jatim, Parpol yang pernah dibesarkannya tersebut disebutnya tidak punya hak sama sekali.

“Kalau dipaksakan saya juga akan paksa. Kalu mau bertempur, ayo bertempur. Lho aku mempertahankan hak, dan itu menurut Islam wajib, kalau mati pun syahid,” ucapnya.

Tidak adakah upaya hukum lain untuk melawan PKB? “Nanti ah, gampang itu, tapi yang penting kita akan lawan dulu,” katanya.

“Upaya (hukum) juga akan sia-sia kalau enggak ada duitnya. Mau diupayakan apa lagi wong enggak ada duitnya, dan saya enggak mau duit-duitan,” imbuhnya.

» Baca Berita Terkait PKB, Cak Anam