Kamis, 26 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Peringatan Tegas Eri Cahyadi: Jangan Sombong Jadi ASN, Ketika Dapat Gaji Duite Sopo?

Berita Terkait

ASN JANGAN SOMBONG: Eri Cahyadi, jadi ASN jangan sombong karena gaji dan tunjangan dibayar uang rakyat. | Foto: Barometerjatim.com/IST
ASN JANGAN SOMBONG: Eri Cahyadi, jadi ASN jangan sombong karena gaji dan tunjangan dibayar uang rakyat. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengingatkan secara tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak (outsourcing) di lingkup Pemkot Surabaya agar memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Peringatan itu disampaikan Eri melalui virtual di ruang kerjanya, Senin (21/2/2022). Dalam kesempatan ini, dia menegaskan agar ASN dan pegawai kontrak tidak lupa bersyukur dan peduli dengan warga Surabaya yang mengalami kesusahan.

“Ketika kita mendapatkan gaji, mendapatkan tunjangan, duite sopo (uangnya siapa)? Itu uangnya masyarakat yang bayar pajak, yang bayar retribusi, itu akhirnya masuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” kata Eri.

“Di situlah kita bayar gajinya ASN dan tunjangan, begitu pula dengan pembayaran gaji tenaga kontrak. Berarti apa, kembali lagi, itu uang dari rakyat Surabaya, maka dari itu jangan sombong jadi ASN dan tenaga kontrak,” tegasnya.

Eri meminta ASN dan tenaga kontrak di Surabaya tidak lupa dengan zakat. Tujuan dari zakat, katanya, disalurkan kembali ke Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Pahlawan.

Menurut Eri, zakat bukan hanya dikhususkan untuk pegawai ASN dan tenaga kontrak yang beragama Islam, tetapi untuk seluruh pegawai yang bertugas di lingkungan Pemkot Surabaya.

Lek iku dilakoni (kalau itu dilakukan) insyaallah urip iki enteng, ngadepi masalah iku yo enteng (hidup ini jadi mudah, menghadapi masalah pun juga mudah),” ucap Eri.

Eri juga memberikan arahan kepada seluruh Perangkat Daerah (PD), camat, dan lurah serta seluruh ASN Pemkot Surabaya untuk tidak terlalu banyak teori ketika menghadapi permasalahan di tengah masyarakat.

Dia yakin, katika PD, camat dan lurah terlalu banyak teori, maka tidak akan bisa membawa perubahan signifikan bagi masyarakat.

» Baca berita terkait ASN. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -