Jatim Dipimpin Pj Gubernur, Gus Sadad Harap Adhy Karyono Tahu Apa yang Harus Dilakukan!

| -
Jatim Dipimpin Pj Gubernur, Gus Sadad Harap Adhy Karyono Tahu Apa yang Harus Dilakukan!
SETIJAB: Anwar Sadad bicara di depan Khofifah, Emil Dardak, dan Adhy karyono. | Foto: IST

SURABAYA | Barometer Jatim – Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad punya harapan besar Jatim tetap bergelimang prestasi di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur Adhy Karyono.

Terlebih Adhy disebutnya sebagai kreator pembangunan, menjadi Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang mendesain seluruh visi besar gubernur dam wakil gubernur.

“Dan kita sudah merasakan kerja sama selama setahun lebih. Kita punya harapan besar, bahwa Pak Adhy Karyono tahu apa yang harus dilakukan,” katanya saat Sertijab Pj Gubernur Jatim dengan Gubernur Jatim periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa, Senin (19/2/2024).

“Tahu bagaimana menjaga prestasi Jatim di masa yang tidak singkat, hampir setahun ke depan. Kita punya harapan besar Jatim tetap seperti sekarang di tangan Bapak Adhy Karyono,” tandas legislator yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jatim tersebut.

Selebihnya, keluarga Pondok Pesantren (Ponpes) yang akrab disapa Gus Sadad itu menyampaikan bahwa Forkopimda Jatim menikmati kerja sama dengan Khofifah-Emil Dardak selama lima tahun ini.

“Terjalin satu harmoni, satu kesepakatan, mendesain perencanaan pembangunan, dan ini adalah warisan yang ditinggalkan gubernur-wakil gubernur sebelumnya, Pakde Karwo dan Gus Ipul,” ucapnya.

HARAPAN: Anwar Sadad (kanan) harap Adhy Karyono tahu apa yang harus dilakukan. | Foto: IST

Memang, lanjut Sadad, setiap era pasti ada perbedaan. Dulu, di era Gus Ipul, banyak bercandanya bahkan saat paripurna di DPRD Jatim sekalipun. Tapi itu adalah khas yang mewakili karakter masing-masing dan Khofifah-Emil pasti punya tantangan yang berbeda.

“Dan tantangan paling berat, kita bisa melewati Covid-19. paling cepat tumbuh dan kembali menjadi normal. Saya kira itu adakah prestasi luar biasa yang ditorehkan Bu Khofifah dan Pak Emil, kita bersama-sama,” kata Sadad.

“Tumbuh lebih cepat dan itu dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang jumlahnya tak bisa dihitung, saking banyaknya. Itu menggambarkan ada apresiasi luar biasa, bahwa selama lima tahun Khofifah-Emil telah bekerja sangat serius untuk membangun Jatim,” imbunya.

Kerja Sama dan Doa

Sementara itu usai Sertijab, Adhy mengaku bersyukur mendapat amanah dan kepercayaan untuk bisa meneruskan jabatan yang telah diemban Khofifah yang mengantongi sederet prestasi membanggakan.

"Jumat lalu saya telah dilantik oleh Mendagri sebagai Pj Gubernur Jatim. Untuk itu, saya mohon kerja sama dan doa dari seluruh stakeholder agar mampu melanjutkan kesinambungan jalannya roda pemerintahan, pembangunan serta pelayanan publik tetap berjalan normal," katanya.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Khofifah-Emil, Jatim menjadi provinsi terkemuka di Indonesia. Setidaknya sebanyak 738 penghargaan nasional dan internasional telah diraih.

"Maka, tugas amanah yang saya jalankan di masa transisi ini cukup berat. Tapi saya optimis bantuan dan doa dari seluruh rekan-rekan, bekerja sama dengan baik meneruskan roda pemerintahan yang sudah dilakukan oleh Khofifah-Emil," tuturnya.

Adhy menambahkan, meskipun berat menjalankan amanah sebagai Pj Gubernur Jatim, dirinya mengaku sudah mendapatkan beberapa tips untuk meneruskan tampuk kepemimpinan di masa transisi.

Di antaranya membangun dan membina hubungan koordinasi dan kepemimpinan dengan jajaran Forkopimda, legislatif, instansi vertikal, serta seluruh 38 bupati dan wali kota di Jatim.

Dengan koordinasi yang baik, dia optimis derap langkah pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di masa transisi tetap terjalin dengan baik.{*}

| Baca berita Pemprov Jatim. Baca tulisan terukur Rofiq Kurdi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.