Mengenal Ra Ghufron, Kandidat ‘Kuda Hitam’ di Konferwil Ansor

CALON PENANTANG GUS ABID-GUS SYAFIQ: Ra Ghufron, kandidat 'kuda hitam' di Konferwil Ansor Jatim. | Foto: IST
CALON PENANTANG GUS ABID-GUS SYAFIQ: Ra Ghufron, kandidat ‘kuda hitam’ di Konferwil Ansor Jatim. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Di tengah tarik ulur dukungan dua kandidat, Moh Abid Umar Faruq (Gus Abid) dan Syafiq Syauqi (Syauqi) muncul ‘kuda hitam’ di bursa ketua PW GP Ansor Jatim: Ahmad Ghufron Sirodj. Siapa dia?

Kiai muda yang akrab disapa Ra Ghufron itu adalah putra KH Sirodj Ahmad, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum, Kebun Wangi, Nagasari, Sampang, Madura.

Semasa kecil, dia belajar langsung kepada ayahnya di pesantren tersebut. Ilmu dasar yang lazim diajarkan di pesantren-pesantrean salaf sebagaimana ilmu nahwu dan fikih, dia pelajari hingga beranjak dewasa.

Bukan hanya digembleng dengan pendidikan klasik ala pesantren, Ra Ghufron juga belajar secara formal di Madrasah Ibtidaiyah (MI/setingkat SD) di pesantren yang sama.

Lulus dari MI, Ra Ghufron melanjutkan pendidikannya di SMP Al Miftah Ponpes Panyeppen, Pamekasan, Madura. Lantaran tidak menyelesaikan pendidikan di pesantren tersebut, dia menuntaskannya di MTs Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo.

Lalu pendidikan setingkat SMA diselesaikan di SMU NU Ponpes Bustanul Makmur, Kebun Rejo, Genteng, Banyuwangi sembari nyantri hingga lulus.

Aktif Berorganisasi

Sejak di bangku SMP, Ra Ghufron sosok yang aktif berorganisasi. Setelah lulus dari Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 2010, dia pulang kampung, mengabdikan diri sebagai pengajar di pesantrennya sembari aktif di GP Ansor Sumenep.

Empat tahun kemudian, Ra Ghufron hijrah ke Jakarta bersamaan dengan purnatugas pemerintahan Bupati Pamekasan, Kholilurrahman yang kemudian terpilih sebagai anggota komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB. Kholilurrahman menunjuk Ra Ghufron sebagai stafnya di parlemen.

Di saat bersamaan, Ra Ghufron juga aktif sebagai pengurus Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor dan menjalin komunikasi dengan berbagai entitas organisasi di Jakarta. Pada 2016 hingga 2018, Ra Ghufron ditunjuk sebagai Sekretaris Nasional Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) PP GP Ansor.

Kini Ra Ghufron diharapkan setidaknya lima Pimpinan Cabang (PC) —  Situbondo, Pamekasan, Kota Kediri, Madiun, dan Bangil — untuk maju kontestasi ketua Ansor Jatim.

Dibanding Gus Abid dan Gus Syafiq memang kalah bersinar. Namun Ra Ghofron berpotensi menjadi calon ‘kuda hitam’: Tak diperhitungkan, tapi bisa berbalik meraih kemenangan.

» Baca Berita Terkait Ansor Jatim, Konferwil