Machfud Temui Keluarga Lia, Upaya Raih Dukungan Khofifah?

DUA JARI: Lia Istifhama (masker hitam) bersama ibu-ibu foto bareng Machfud Arifin sambil tunjukkan dua jari. | Foto: IST/WAG
DUA JARI: Lia Istifhama (masker hitam) bersama ibu-ibu foto bareng Machfud Arifin sambil tunjukkan dua jari. | Foto: IST/WAG

SURABAYA, Barometerjatim.com – Tiga orang dekat Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa sempat berproses di bursa Pilwali Surabaya 2020. Mereka yakni Dwi Astutik, Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans, dan Lia Istifhama.

Dwi Astutik yang juga wakil sekretaris PW Muslimat NU Jatim, meski tak direkomendasi Parpol di Pilwali Surabaya, akhirnya dipinang PDIP dan PAN untuk bertarung di Pilbup Sidoarjo mendampingi Cabup Kelana Aprilianto. Lantas, bagaimana dengan Gus Hans dan Lia?

Hingga kini, keduanya belum secara terbuka memberikan dukungan untuk salah satu dari dua paslon yang berkontestasi di Pilwali Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji (nomor urut satu) atau Machfud Arifin-Mujiaman (nomor urut dua).

Gus Hans yang Jubir Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018, bahkan masih enggan bicara soal Pilwali Surabaya setiap kali ditanya wartawan. Sebaliknya, Lia yang masih keponakan Khofifah, bisa jadi sudah menjatuhkan pilihan setelah foto salam dua jarinya bersama Machfud beredar di sejumlah WAG (WhatsApp Group).

Ada dua foto yang beredar. Pertama, tampak Lia berpose dua jari bersama Machfud. Kedua, Lia dan Machfud berpose dua jari bersama sejumlah ibu-ibu, termasuk ibunda Lia yang juga kakak Khofifah.

Dikonfirmasi Barometerjatim.com terkait dua foto tersebut, Lia enggan berkomentar dan meminta menanyakan hal lain yang tidak terkait dengan dukung mendukung di Pilwali Surabaya.

Namun mantan Ketua Timses Lia, Yusub Hidayat lebih terbuka. Dia menuturkan kalau foto tersebut diambil di kediaman keluarga almarhum KH Masjkur Hasjim, ayahanda Lia di kawasan Jemursari, Minggu (8/11/2020).

Jadi Machfud datang ke Jemursari? “Ya, ke kediaman KH Masjkur, sehingga Ning Lia bertemu Pak Machfud. Kedatangan tamu masa Ning Lia meninggalkan lokasi, kan tidak elok,” katanya, Rabu (11/11/2020).

Sebatas Dua Jari

BEREDAR DI WA: Foto salam dua jari Lia Istifhama dan Machfud Arifin beredar di sejumlah grup WA. | Foto: IST/WAG
BEREDAR DI WA: Foto salam dua jari Lia Istifhama dan Machfud Arifin beredar di sejumlah grup WA. | Foto: IST/WAG

Kedatangan Machfud menemui keluarga almarhum Kiai Masjkur, lanjut Yusub yang juga Sekretaris Barisan Gus dan Santri (Baguss) Jatim, terkait kegiatan yang telah disiapkan para relawan.

“Teman-teman itu ingin merekatkan Pak Machfud bersama keluarga besar KH Masjkur Hasjim, dalam hal ini tidak lain adalah Bu Khofifah juga,” ucapnya.

Namun soal dukungan terhadap pasangan calon di Pilwali Surabaya, tandas Yusub, hingga kini Lia belum memutuskan. “Dukung mendukung itu urusan pribadi, semua itu hak. Tapi Ning Lia belum menentukan dukungan,” katanya.

“Bukan berarti ngasih dua jari itu lambang nomor dua, tapi bisa bermakna peace (perdamaian). Sama dengan anak kecil kalau foto kan begitu, simbol dua jari bisa peace, bisa victory (kemenangan),” sambung Yusuf.

Tegasnya, Lia belum declare mendukung Machfud? “Belum.. belum,” sergah Yusub. “Posisi Ning Lia sampai detik ini netral. Soal ini (foto yang beredar) memang banyak relawan yang telepon ke saya, sehingga saya jelaskan yang sama,” ujarnya.

Jika Lia disebut belum menentukan dukungan, sebaliknya Yusub membenarkan kalau dirinya sudah menjatuhkan pilihan ke Eri-Armuji. “Ya, secara pribadi saya mendukung Mas Eri,” tegasnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya