Kiai Ma’ruf Minta Dukungan ke Ponpes Sunan Drajat Lamongan

SOSIALISASI CAWAPRES: Bakal Cawapres, KH Ma'ruf Amin berbincang dengan Pengasuh Ponpes Sunan Drajat, KH Abdul Ghofur, Selasa (4/9). | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
SOSIALISASI CAWAPRES: Bakal Cawapres, KH Ma’ruf Amin (kiri) berbincang dengan Pengasuh Ponpes Sunan Drajat Lamongan, KH Abdul Ghofur, Selasa (4/9). | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Sehari setelah melakukan safari ke sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) di Kediri dan Jombang serta PWNU Jatim, Selasa (4/8) hari ini bakal Cawapres KH Ma’ruf Amin melakukan kunjungan sekaligus meminta dukungan di Pilpres 2019 ke Ponpes Sunan Drajat, Lamongan.

“Kedatangan saya ke Pesantren Sunan Drajat ini adalah bertemu dengan KH Abdul Ghofur (pengasuh) yang kebetulan akrab dengan saya. Saya juga melaporkan ke beliau dan memohon doa serta dukungannya kalau saya dijadikan calon wakil presiden,” tutur Kiai Ma’ruf.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Ma’ruf mendapat hadiah serban yang dikalungkan Kiai Ghofur, sebagai simbol pengukuhan sebagai keluarga besar Ponpes Sunan Drajat. Selain itu, Kiai Ma’ruf juga berkesempatan menyapa para santri di aula Ponpes Sunan Drajat.

• Baca: Kiai Ma’ruf Mundur dari Rais Aam Setelah Resmi Cawapres

Di hadapan para santri, bakal Cawapres pendamping Capres Joko Widodo (Jokowi) itu menyampaikan program gagasannya yang menjadi isu nasional untuk membangun arus baru ekonomi Indonesia.

Konsep program ini menitikberatkan pada pemberdayaan penguatan ekonomi umat melalui kemitraan, termasuk pemberdayaan ekonomi pesantren. Dengan konsep tersebut, diharapkan bisa menghilangkan kesenjangan ekonomi masyarakat antara yang kuat dan yang lemah.

“Pada prinsipnya dengan arus baru ekonomi Indonesia dapat menghilangkan disparitas ekonomi, yang kuat tidak dilemahkan dan yang lemah menjadi kuat,” terangnya.

• Baca: Ditemani Cak Imin, Kiai Ma’ruf Roadshow ke Pesantren Jatim

Kiai Ma’ruf menandaskan, untuk mewujudkan program arus baru ekonomi Indonesia, nantinya dengan memanfaatkan kebijakan redistribusi aset-aset yang ada ke koperasi, pesantren maupun daerah.

Sementara Kiai Ghofur mengatakan, pihaknya merasa bangga mendapat kehormatan dan kenikmatan dikunjungi Kiai Ma’ruf. “Semua yang ada di Indonesia ada di Ponpes Sunan Drajat. Bukan hanya pendidikan saja, tapi juga ada pabrik dan perusahaan,” katanya.