Khofifah Tepis ‘Nyanyian’ Romi: Wajahku Masa Wajah Suap?

Khofifah tepis nyanyian Romi soal rekomendasi Kakanwil Kemeng Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/abdillah hr
Khofifah tepis nyanyian Romi soal rekomendasi Kakanwil Kemeng Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/abdillah hr

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menepis ‘nyanyian’ Romahurmuziy alias Romi, terkait tudingan turut memberi rekomendasi atas pengangkatan Haris Hasanudin sebagai Kakanwil Kemenag Jatim.

Rek, wajahku iki lho rek mosok ono wajah suap, wajah disuap, deloken tah! (Wajahku ini masak ada wajah suap dan disuap, lihatlah),” kata Khofifah sambil tersenyum, usai memberi arahan dalam HUT ke-39 Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (23/3/2019).

“Ndak, artinya yang punya ilmu terawang kayaknya anda bisa terawang saya,” sambung gubernur perempuan pertama di Jatim itu, lagi-lagi sambil tersenyum.

Jadi apa yang disampaikan Romi tidak benar? “Sama sekali tidak benar! Makanya teman-teman (wartawan) sebaiknya tanya sama Mas Romi. Saya takut ada orang yang mengatasnamakan saya,” katanya.

Saat ditanyakan kapan terakhir ketemu Romi, perempuan yang juga ketua umum PP Muslimat NU itu menyebut ketika pelantikan dirinya dan Emil Dardak sebagai gubernur-wakil gubernur Jatim periode 2019-2024 di Istana Negara, 13 Fabruari 2019.

“Dia bilang selamat, saya ya matur nuwun, nyuwun pangestu. Kan banyak teman-teman yang ngasih selamat, semua pasti saya bilang matur nuwun atau terima kasih dan nyuwun pangestu, mohon doa,” ucapnya.

Hormati Proses di KPK

Meski sudah disudutkan Romi, Khofifah tidak berniat melaporkan tersangka dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kemenag tersebut, dan mengajak semua pihak untuk menghormati proses yang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Beginilah teman-teman, ini kan sudah pada proses di KPK, bukankah kita semua menghormati proses itu. Jadi kita menyerahkan semuanya pada proses hukum yang sedang berjalan di KPK,” tandas Khofifah.

Sebelumnya, Romi menolak kalau dirinya disebut terlibat jual beli jabatan di Kemenag. Dia berkilah hanya sebatas penyampai aspirasi sebagai anggota DPR.

Tak hanya itu, Romi bahkan menyebut nama Khofifah dan Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim turut merkomendasi Haris menjadi Kakanwil.

“Ibu Khofifah Indar Parawansa, misalnya, beliau gubernur terpilih yang jelas-jelas mengatakan: Mas Romi percayalah dengan Haris, karena Haris ini orang yang kerjanya bagus,” katanya di gedung KPK, Jakarta.•

» Baca Berita Terkait PPP, Romahurmuziy, OTT KPK