Khofifah Tak Bisa Garansi 100% Suara Warga NU ke Jokowi

LAPORAN BANOM: Khofifah menyerahkan laporan Muslimat NU kepada Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj saat pleno PBNU, Sabtu (22/9). | Foto: Barometerjatim.com/SAEFUL KHUSNAN
LAPORAN BANOM: Khofifah menyerahkan laporan Muslimat NU kepada Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj saat pleno PBNU, Sabtu (22/9). | Foto: Barometerjatim.com/SAEFUL KHUSNAN

JAKARTA, Barometerjatim.com – Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa akan menggerakkan warganya mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Dia juga yakin warga NU (Nahdliyin) tetap berseiring dengan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj.

Meski demikian, Khofifah tak bisa menggaransi 100 persen suara warga NU pasti ke Jokowi-Ma’ruf. “Tentu kita tidak bisa generalisasi bahwa ini 100 persen, kita tidak bisa memastikan seperti itu,” katanya di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9).

“Tapi kecenderungannya, mereka akan berseiring dengan ritme dari ketua umumnya (Kiai Said Aqil). Kita akan terus berkoordinasi,” tandas perempuan yang juga gubernur Jatim terpilih itu.

• Baca: ‘Kado’ 44 Juta Suara dari Khofifah-Kiai Asep untuk Jokowi

Sementara untuk dukungan warga NU di Jatim, Khofifah mengatakan akan bersinergi dengan berbagai elemen dengan memaksimalkan jaringan yang ada.

Khofifah sendiri menolak saat namanya dimasukkan di jajaran Dewan Penasihat Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf wilayah Jatim dan memilih bergerak bersama relawan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN)

• Baca: Menangkan Jokowi-Ma’ruf, Khofifah Gerakkan ‘Mesin’ JKSN

“Saya sejak awal saya memohon untuk tidak masuk di dalam tim pemenangan baik pusat maupun daerah, karena sesungguhnya kan kami ini punya jaringan yang insyaallah lebih strategis jikalau kami tidak perlu masuk di dalam tim pemenangan resmi gitu,” paparnya.

“Kita semua akan bersinergi untuk memenangkan Pak Jokowi-Kiai Ma’aruf. Maka mari kita maksimalkan semua jaringan yang kita punya, dan saya salah satunya yang teman-teman harapkan bisa maksimalkan jaringan (JKSN) itu,” tambahnya.

» Baca Berita Terkait PBNU, Khofifah, Pilpres 2019, Muslimat NU