Menangkan Jokowi-Ma’ruf, Khofifah Gerakkan ‘Mesin’ JKSN

KIAI-SANTRI: Dukungan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) untuk Jokowi-Kiai Ma’ruf di Hotel Namira, Surabaya, Jumat (21/9). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
KIAI-SANTRI: Dukungan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) untuk Jokowi-Kiai Ma’ruf di Hotel Namira, Surabaya, Jumat (21/9). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Khofifah Indar Parawansa dan ‘gerbongnya’ kembali bergerak. Sukses memenangi Pilgub Jatim 2018 bersama Emil Elestianto Dardak, kini mesin pemenangan digerakkan untuk mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Pilres 2019.

Khofifah memilih tidak tergabung dalam dalam Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Kiai Ma’ruf di Jatim yang diketuai mantan Kapolda Jatim,  Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, tapi bergerak lewat grassroot, menyatukan kembali kekuatan kiai dan santri lewat Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN).

Menilik struktur sementara saat soft launching di Hotel Namira, Surabaya, Jumat (21/9) sore, tokoh-tokoh yang tergabung di JKSN adalah kombinasi antara Nahdlatul Ulama (NU) kultural dan Muslimat NU — Badan Otonom (Banom) NU yang beranggotakan hampir 40 juta di Indonesia.

• Baca: Kiai Asep: Calon yang Didukung NU Struktural Sering Kalah!

Selain Khofifah dan Emil Elestianto Dardak masuk di Dewan Pengarah, ada pula mantan Wakil Ketua Umum PBNU yang juga mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) KH Dr As’ad Ali bersama pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, Dr KH Asep Saifuddin Chalim di Dewan Penasihat.

Kiai Asep menuturkan, usai soft launching JKSN akan dideklarasikan secara nasional di Jakarta, Oktober mendatang, lalu bergerak masif ke seluruh provinisi untuk membentuk kepengurusan tingkat wilayah maupun cabang.

“Tadi malam yang sudah hubungi saya hampir seluruh provinsi, untuk siap mendeklarasikan di masing-masing provinsi terhadap JKSN yang di dalamnya termasuk NU kultural,” jelas Kiai Asep.

• Baca: Bangun JKSN, Khofifah Tolak Masuk Timses Jokowi di Jatim

Kiai yang juga Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu memastikan, JKSN akan dibangun secara mandiri. “Insyaallah tanpa proposal, tanpa minta kesana kemari kita akan membangun di tingkat nasioanl,” katanya.

Terkait dukungannya untuk Jokowi-Kiai Ma’ruf di Pilpres 2019, Ketua Umum JKSN, KH M Roziqi menegaskan, pilihan tersebut karena jaringan ini berseiring dengan aspirasi masyarakat dan jumhur (mayoritas) ulama.

• Baca: Kiai Ma’ruf: Tak Didukung Kiai NU Kultural, Malapetaka!

“Salah satu pertimbangannya, didasarkan atas kerja nyata dan keberhasilan Pak Jokowi selama satu periode memimpin negeri ini,” katanya.

Begitu pula dengan reputasi besar Kiai Ma’ruf yang sebelumnya mengemban amanat sebagai rais aam PBNU dan ketua umum MUI. Dua peran yang memiliki tanggung jawab tinggi dalam konteks berbangsa, bernegara dan kemaslahatan umat.

» Baca Berita Terkait JKSN, Khofifah, Pilpres 2019