Khofifah ke Perantau Jatim: Rezeki Tak Hanya di Jakarta!

TINJAU CHECK POINT: Khofifah saat meninjau check point masuk ke Jatim di Tol Ngawi. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
TINJAU CHECK POINT: Khofifah saat meninjau check point masuk ke Jatim di Tol Ngawi. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

SURABAYA, Barometerjatim.com – Memasuki H +2 Hari Raya Idul Fitri, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta para perantau asal Jatim agar tidak kembali ke Jakarta sementara waktu untuk mencari nafkah.

Terlebih jumlah pasien positif Corona (Covid-19) di ibu kota tercatat paling tinggi di Tanah Air. Hingga kini mencapai 6.798 kasus.

“Yang kemarin sempat mudik ke berbagai daerah di Jatim, jangan dulu kembali ke Jakarta. Sebaiknya tunggu situasi berangsur normal,” pinta Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (26/5/2020).

Di sisi lain, perantau juga diminta menyelesaikan observasi sampai dinyatakan sehat. “Selesaikan observasi dan sampai dinyatakan sehat, dengan menunjukkan hasil rapid test dan PCR test,” tandasnya.

Imbauan ini, lanjut Khofifah, sesuai dengan apa yang diinstruksikan pemerintah pusat, agar tidak menimbulkan persoalan baru di ibu kota akibat munculnya klaster baru atau gelombang baru.

“Episentrum penyebaran Covid-19 ada di Jakarta, jangan sampai terjadi ledakan pasien positif Covid-19 lagi. Mohon untuk bersabar dan tidak gegabah,” tuturnya.

“DKI Jakarta juga tengah PSBB, dan telah diperpanjang hingga 4 Juni. Kecuali mendesak dan memang urusan dinas, dipersilakan. Meski demikian semua protokol kesehatan tetap wajib dipenuhi,” sambungnya.

Lagi pula, tambah Khofifah, rezeki tidak hanya ada di Jakarta. Di kampung sekali pun, rezeki, nafkah, dan penghasilan tetap dapat diperoleh.

Saat ini jumlah e-commerce juga semakin banyak, dan tentunya membuka banyak peluang usaha dengan pasar yang jauh lebih luas.

“Pasca munculnya Covid-19, gelombang transformasi bisnis ke ranah daring atau online semakin cepat. Saya yakin jika kita bisa beradaptasi dengan cepat, maka peluang pun semakin besar,” katanya.

“Terkait modal, saat ini banyak peluang usaha dengan menjadi reseller atau drop shipper tanpa butuh modal besar,” imbuh Khofifah.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona, PSBB