Tahun Terakhir Fadeli, Hari Jadi Lamongan Tanpa Pesta Rakyat

HUT TANPA PESTA: Fadeli, tak bisa gelar pesta rakyat di HUT ke-451 Lamongan akibat Corona. | Foto: Barometerjatim.com/IST
HJL TANPA PESTA RAKYAT: Fadeli, tak bisa gelar pesta rakyat di HUT ke-451 Lamongan akibat Corona. | Foto: Barometerjatim.com/IST

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Bupati Lamongan, Fadeli sudah merancang peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-451 (26 Mei 1569-26 Mei 2020) digelar secara meriah. Maklum, 16 Februari 2021, dia akan mengakhiri periode kedua jabatannya.

Tapi rancangan itu batal diwujudkan. Peringatan HJL tahun ini, Selasa (26/5/2020), tanpa pesta rakyat seperti tahun-tahun sebelumnya — mulai dari pawai keliling kota dengan naik delman, arak-arakan becak hingga hiburan masyarakat — demi mencegah penyebaran Corona (Covid-19).

Terlebih Lamongan masuk peringkat keempat jumlah pasien positif Covid-19 terbanyak di Jatim dengan 87 kasus. Di bawah Kota Surabaya (2.095 kasus), Kabupaten Sidoarjo (533) dan Kabupaten Gresik (132).

“Sebenarnya hari ini dirayakan dengan suasana cukup meriah, karena ini merupakan tahun terakhir saya. Kemarin itu sebetulmya konsepnya luar biasa, tapi memang kita harus mementingkan pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Alhasil, seluruh rangkaian prosesi HJL ke-451 di Pendopo Lokatantra Lamongan dilakukan secara sederhana dan terbatas, menerapkan protokol kesehatan termasuk physical distancing.

Dimulai dengan pembukaan selubung pataka dan pemasangan oncer sesanti yang dilakukan Ketua DPRD Lamongan, Abdul Ghofur untuk diserahkan ke Fadeli.

Lambang Kabupaten Lamongan tersebut kemudian dibawa ke Pendopo Lokatantra. Dilanjut prosesi Pasamuan Agung tanpa arak-arakan mengelilingi kota, seperti yang dilakukan di setiap perayaan HJL.

Fadeli berharap, peringatan HJL ke-451 dengan standar protokol kesehatan tersebut sekaligus mengingatkan kembali, agar masyarakat tetap mematuhi protokol pencegahan penularan Covid-19.

Pelecut Lawan Corona

Sementara itu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, selain memberi ucapan selamat juga mengajak agar tema yang diusung dalam HJL kali ini bisa diilhami seluruh warga Lamongan. Yakni menjadikan spirit HJL ke-451 sebagai semangat mencegah penyebaran Covid-19.

“Mari kita jadikan spirit hari jadi ini sebagai pelecut semangat, agar Kabupaten Lamongan memenangkan perang melawan pandemi Covid-19,” kata Khofifah.

Apalagi kasus Corona di Lamongan masih tinggi. Karena itu masyarakat diminta perlahan menerapkan new normal life dengan terbiasa menggunakan masker, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan sabun, physical distancing, serta tidak keluar rumah kecuali urgen.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona, PSBB