Beda Jurus Surabaya, Sidoarjo dan Gresik di PSBB Jilid 3

BEDA JURUS: Dari kiri Bupati Gresik Sambari, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad dan Wali Kota Surabaya Risma. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
BEDA JURUS: Dari kiri Bupati Sambari, Plt Bupati Nur Ahmad dan Wali Kota Tri Rismaharini. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Tiga wilayah di Surabaya Raya — Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Gresik — sepakat memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Deal! PSBB jilid tiga dimulai 26 Mei hingga 8 Juni 2020.

Meski satu suara dalam perpanjangan kedua penerapan PSBB, soal langkah memutus penyebaran Corona (Covid-19) ketiganya memiliki jurus yang berbeda. Berikut perbedaannya:

KOTA SURABAYA
Positif: 2.095, PDP: 2.597, ODP: 3.461, Wali Kota: Tri Rismaharini
Langkah di PSBB Jilid 3:

• Meningkatkan civil society dengan lebih memberdayakan masyarakat di tingkat RW atau kampung.
• Membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di tingkat RW bernama “Kampung Wani Jogo Suroboyo” dengan melibatkan tokoh masyarakat di RW berpola gotong royong serta kemandirian.

KABUPATEN SIDOARJO
Positif: 533, PDP: 343, ODP: 1.012, Plt Bupati: Nur Ahmad Syaifuddin
Langkah di PSBB Jilid 3:
• Menekankan pemberdayaan di tingkat desa maupun RT/RW untuk penurunan transmisi dari luar maupun lokal.
• Membentuk kampung tangguh dengan pemberdayaan di masing-masing desa, khususnya zona merah.
• Memberdayakan dana desa, sekaligus menumbuhkan kegotongroyongan masyarakat sekitar.

KABUPATEN GRESIK
Positif: 132, PDP: 216, ODP: 1.171, Bupati: Sambari Halim Radianto
Langkah di PSBB Jilid 3:

• Membatasi mobilitas menusia di internal kabupaten, terutama desa dan kecamatan yang sudah jelas klasternya.
• Membatasi mobilitas manusia dari dan ke Surabaya, terutama di daerah perbatasan.
• Memperketat protokol kesehatan di lingkungan perusahaan atau pabrik. Selama ini antara pintu masuk dan keluar karyawan tak ada perbedaan.
• Meminta perusahaan melaporkan kegiatan protokol kesehatan dan hasil rapid test untuk seluruh karyawannya, serta optimalisasi Gugur Tugas di perusahaan.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona, PSBB