Khofifah Buka Muswil KAHMI di Grahadi, Emil Hadiri di Magetan

MUSWIL KAHMI: Emil Dardak isi materi Muswil KAHMI di Magetan, Khofifah saat membuka di Grahadi. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH
MUSWIL KAHMI: Emil Dardak isi materi Muswil KAHMI di Magetan, Khofifah saat membuka di Grahadi. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH

SURABAYA, Barometerjatim.com – Muswil V Majelis Wilayah Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) bisa dibilang istimewa. Selain dibuka Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Wagub Emil Elestianto Dardak juga hadir di Magetan.

Emil hadir di arena Muswil, Sabtu (29/5/2021) untuk memberikan materi. Dalam paparannya, dia menyampaikan berbagai langkah Pemprov Jatim dalam mempercepat pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir 1,5 tahun ini.

Pemprov Jatim juga melakukan langkah refocusing dan realokasi APBD 2020 sekitar Rp 2,4 triliun, guna menyeimbangkan penanganan Covid-19 dan peningkatan ekonomi.

“Anggaran tersebut meliputi aspek pemulihan ekonomi dan sosial ekonomi melalui berbagai program, mulai padat karya hingga proyek-proyek yang menyerap tenaga kerja,” ungkap Emil.

Menurut Emil, saat Pemprov mengendalikan sebaran kasus Covid-19, dirinya diberi tugas sebagai Gugus Tugas Sosial Ekonomi yang harus sesegera mungkin menyiapkan jaring pengamanan sosial. Tujuannya untuk memberikan dukungan kepada masyarakat di lapisan bawah yang dikhawatirkan kolaps.

Alhamdulillah, berbagai program dari pemerintah pusat banyak diluncurkan pemulihan ekonomi di daerah mulai dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Rp 2,8 juta menjadi Rp 3,8 juta keluarga penerima bantuan. Juga bantuan sosial tunai dengan cakupan sekitar Rp 1,4 juta dan Program Keluarga Harapan (PKH),” terangnya.

Sehari sebelumnya, Jumat (28/5/2021), Muswil V Majelis Wilayah Presidium KAHMI dibuka Gubernur Khofifah di Grahadi. Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa pihaknya menunggu rekomendasi strategis hasil dari Muswil untuk disampaikan ke Pemprov.

Sebab, dalam Muswil kali ini juga akan dilakukan dengan serangkaian diskusi terkait percepatan pembangunan ekonomi Jaim, khususnya bagaimana bisa bangkit dari pandemi Covid-19.

“Ini akan menjadi masukan yang sangat strategis bagi Pemprov Jatim, yang sekarang sedang mengurai kembali dari mandat Perpres No 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Jatim juga ada kaitan dengan UU Cipta Kerja,” terang Khofifah.

Khofifah juga berharap, hasil rangkaian diskusi tersebut bisa menjadi bahan masukan strategis bagi Pemprov Jatim untuk bersama melakukan lompatan kebijakan dalam hal percepatan penyejahteraan ekonomi masyarakat.

“Interaksi pemikiran mudah-mudahan akan bisa di-follow up menjadi program yang bisa memberikan satu pergerakan ekonomi yang positif, konsultif bagi Jatim khususnya dan Indonesia pada umumnya,” imbuh Khofifah.

Dalam kesempaan tersebut, KAHMI Jatim juga memberi penghargaan kepada Khofifah yang dinilai berhasil dalam penanganan Covid-19.

» Baca Berita Terkait Khofifah