Kasatkornas Sindir Dhani Ingin ‘Bercinta’ Lagi dengan Banser

HUBUNGAN BAIK: Alfa Isnaeni (kanan) dan Hendro Tri Subiantoro, Banser tak terlibat secara formal penolakan deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
HUBUNGAN BAIK: Alfa Isnaeni (kanan) dan Hendro, Ansor tak terlibat formal penolakan deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama, Alfa Isnaeni menilai tak ada ‘serangan khusus’ dari Ahmad Dhani terkait ‘ujaran idiot’ yang ditujukan ke kesatuannya.

Kalaupun dalam video yang dibuatnya di lobi Hotel Majapahit, Surabaya — di tengah kepungan massa penolak deklarasi #2019GantiPresiden — sedikit ‘nyerempet’ ke Banser, Alfa menyindir Dhani hanya ingin kembali ‘bercinta’ dan dicintai Banser.

“Mas Dhani yang sangat mulia yang sudah kondang, ya mungkin lagi pingin dicintai Ansor dan Banser. Dulu dia kan Banser juga,” katanya saat jumpa pers di Surabaya, Senin (27/8).

• Baca: Dhani: Saya Enggak Bilang Banser Idiot, Lihat Aja Videonya

Makanya, tambah Alfa, “Karena Mas Dhani lama tidak bercengkerama dengan Banser, lagi pingin ‘bercinta’ lagi dengan Banser,” tandasnya.

Di video tersebut, Dhani memang mengucapkan kata idiot. Namun kata itu tidak ditujukan ke Banser, melainkan ke para pendemo secara keseluruhan. “Ini idiot-idiot. Mendemo orang yang tidak berkuasa,” katanya.

Sedangkan orang yang mengatakan “Banser idiot” adalah pria berambut gondrong yang duduk di dekatnya. Selain itu terdengar pula suara perempuan yang menimpali, “Beraninya sama perempuan, narik-narik jilbab. Ayo satu lawan satu Pak, enggak apa-apa Pak.”

• Baca: Pelaku Ujaran ‘Banser Idiot’ Bakal Dipolisikan

Alfa juga menegaskan, Ansor tidak terlibat secara formal dengan penolakan deklarasi #2019GantiPresiden. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran Hendro Tri Subiantoro, penanggung jawab deklarasi dalam jumpa pers tersebut.

“Ansor maupun Banser tidak terlibat secara formal dan memang tidak ada instruksi. Soal ada gesekan, itu spontanitas saja,” katanya.

“Ini ada ketua Ansor Jatim (Gus Aam), sekretaris Ansor Jatim (Gus Abid), ketua Ansor Surabaya (Gus Afif) dan Pak Hendro, penanggung jawab deklarasi #2019GantiPresiden yang dulu juga Ansor. Jadi kita ini enggak ada masalah, yang bermasalah kan pihak-pihak tertentu.”

• Baca: Rijalul Ansor Meradang ‘Tersengat’ Ujaran Banser Idiot

Hal sama ditegaskan Hendro. Soal fakta di lapangan ada yang berseragam Banser, wakil ketua DPD Partai Gerindra Jatim itu mengaku sudah tahu dan mendapat klarifikasi dari pimpinan Ansor.

“Saya sudah diklarifikasi banyak pengurus Ansor, dari pimpinan pusat, wilayah, maupun Surabaya yang menegaskan bahwa Ansor tidak terlibat di dalamnya. Kita saling menghargai,” katanya.

Alfa lantas menambahkan, “Clear kan! Bahwa Ansor, Banser tidak terlibat secara formal dan tidak ada instruksi. Ini Ansor, Banser yang di ‘seberang’ juga tahu itu,” tandasnya.