Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Investor Rumania Datang ke Gresik Tawari Teknologi Weather Modification, Gus Yani Tertarik?

Berita Terkait

BAWA INVESTOR: Gus Yani berbincang dengan Amhar Azeth yang membawa investor Rumania, Emil Sirbu. | Foto: Barometerjatim.com/IST
BAWA INVESTOR: Gus Yani berbincang dengan Amhar Azeth yang membawa investor Rumania, Emil Sirbu. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

GRESIK, Barometerjatim.com – Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Rumania dan Moldova, Muhammad Amhar Azeth melakukan kunjungan ke Kabupaten Gresik, Sabtu (4/6/2022). Dia datang bersama investor asal Rumania, Emil Sirbu.

Dalam pertemuan dengan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Amhar menawarkan pengolahan air minum (drinking water) teknologi baru menggunakan modifikasi cuaca (weather modification).

Jika biasanya sumber air minum berasal dari sungai atau mata air, Rumania memiliki teknologi air minum yang berasal dari air hujan.

“Teknologi ini nanti akan disurvei sejauh mana volume awan yang bisa dijadikan butiran air, sehingga menjadi hujan di daerah sekitar Gresik,” terangnya.

Menurut analisis investor, lanjut Amhar, Gresik sangat berpotensi karena dekat dengan kawasan laut. “Sehingga lautnya bisa diolah menjadi butiran hujan yang kira-kira 40 persen daripada awan yang ada,” ujarnya.

Selain itu, ucap Amhar, Emil Sirbu juga melihat potensi pengembangan produksi turunan Freeport (tembaga) sebagai bahan baku selongsong.

Mengingat secara background, investor asal Rumania ini merupakan produsen peluru dan selongsong peluru legendaris di Eropa Timur.

“Tapi karena sekarang tidak menguntungkan lagi mengimpor atau mengekspor barang jadi karena harga kargo angkutan sudah sangat tinggi, sehingga semua negara-negara yang punya teknologi berlomba-lomba untuk mendekatkan ke market yang ada,” papar Amhar.

Indonesia dinilai merupakan potensi market yang besar. Belum lagi, prospek kebutuhan selongsong peluru di negara-negara Asia Tenggara yang sangat menjanjikan. Apalagi PT Freeport Indonesia telah membangun pabrik smelter di Kawasan Industri JIIPE.

Amhar berharap tahun ini terjalin kesepakatan, karena kunjungan Emil Sirbu ke Gresik merupakan kali pertama.

“Nanti bulan Agustus itu expert-nya beliau akan berkunjung, mungkin untuk melakukan MoU. Insyaallah dalam tahun ini semua kesepakatan itu terlaksana sehingga mungkin 2023 sudah mulai investasi,” katanya.

Amhar menambahkan, pengusaha asal Rumania mengaku sangat tertarik dengan berbagai potensi tersebut. Apalagi kawasan Surabaya-Gresik merupakan daerah penyangga perdagangan Indonesia Timur. Bahkan ekspor untuk Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, juga ke Amerika Serikat melalui Tanjung Perak.

Sementara itu Bupati Fandi Akhmad Yani menyambut antusias peluang kerja sama tersebut. Bahkan berencana mengunjungi Rumania dalam waktu dekat, untuk melihat langsung produksi selongsong peluru di sana.

Dalam menerima tamunya, bupati yang akrab disapa Gus Yani itu menyajikan hidangan khas nasi krawu dan legen.

» Baca berita terkait Investasi. Baca juga tulisan terukur lainnya Hamim Anwar.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -