Sabtu, 21 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Jajaki Kerja Sama dengan Australia, Eri Cahyadi: Surabaya Punya Banyak Produk UMKM

Berita Terkait

SAMBUTAN HANGAT: Wali Kota Eri Cahyadi menerima kunjungan Konjen Australia di Surabaya, Fiona Hoggart. | Foto: Barometerjatim.com/IST
SAMBUTAN HANGAT: Eri Cahyadi menerima kunjungan Konjen Australia di Surabaya, Fiona Hoggart. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyambut hangat kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Surabaya, Fiona Hoggart, Rabu (6/4/2022). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membicarakan berbagai hal mulai dari soal ekonomi, potensi pariwisata, hingga teknologi.

Di kesempatan tersebut, hadir pula Komisioner Perdagangan Australia Konjen Australia Surabaya, Lauren Adams serta Asisten Eksekutif Konjen Australia dan Staf Diplomasi Publik, Regina Halim.

Selain itu juga ada Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya Irvan Widyanto, Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Wiwiek Widayati, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Fauzie Mustaqiem Yos.

Kepada Fiona, Eri menyampaikan beberapa keinginan untuk bekerja sama di sektor perekonomian. Menurutnya, Surabaya memiliki banyak produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), mulai busana, makanan dan minuman hingga kerajinan tangan yang kualitasnya tidak kalah dengan produk pabrikan.

“Kami berharap ke depan bisa saling terbuka. Misal, produk Australia bisa masuk ke Surabaya. Begitu sebaliknya, barang dari Surabaya bisa diekspor ke Australia biar sama-sama bermanfaatnya,” katanya.

Eri juga mengatakan soal keterbukaan Pemkot Surabaya dalam menggandeng investor yang ingin berinvestasi di Kota Pahlawan. Menurutnya, dalam membangun kota pasti membutuhkan lebih banyak investor dan melibatkan masyarakat untuk menjadi bagian dari pembangunan.

“Kita sampaikan tadi ke Bu Fiona, dalam membangun sebuah kota itu membutuhkan investor. Ketika investor masuk, pasti akan membutuhkan banyak lapangan pekerjaan. Nah masyarakat Surabaya bisa menjadi bagian daripada pembangunan yang dilakukan oleh investor,” ujar Eri.

Selain membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat, dengan adanya investor juga akan meringankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya.

“Pembangunan kota juga tidak mungkin menggunakan APBD murni. Kalau itu kita lakukan maka APBD untuk ekonomi kerakyatan akan habis. Karena itu kita butuhkan kolaborasi, agar APBD ini bisa digunakan untuk ekonomi kerakyatan,” katanya.

Di Surabaya Semuanya Ada

Sementara itu Fiona Hoggart mengucap terima kasih atas sambutan hangat Eri. Di kunjungan pertamanya ini, dia berharap bisa terus terjalin dengan baik ke depannya antara Surabaya dengan Australia.

Pejabat Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) itu juga mengatakan, selama ini hubungan antara Indonesia dan Australia dijalin sangat baik. Karena itu, ini menjadi kesempatan emas untuk kerja sama di sektor investasi, perekonomian, manufaktur, teknologi, hingga pertanian di Surabaya

“Australia dan Indonesia adalah negara tetangga dan memiliki hubungan yang sangat baik, sangat dalam, serta sudah cukup lama. Begitu pula hubungan antar Bapak Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison. Khususnya di Surabaya kami akan jalin hubungan yang baik pula dengan Bapak Eri Cahyadi,” katanya.

Menurut Fiona, Surabaya tidak hanya pas untuk berinvestasi, tapi juga cocok dijadikan pusat perkembangan teknologi dan manufaktur pengolahan pangan.

“Di Surabaya semuanya ada. Terlebih saat ini Komisioner Perdagangan Australia Lauren Adams ditugaskan di kota ini, beliau ditugaskan di Surabaya khusus untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi,” pungkasnya.

» Baca berita terkait Investasi. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -