Gus Muwafiq Hina Nabi atau Tidak? Ini Jawaban PWNU Jatim

TAK HINA NABI: Gus Salam (tengah), Gus Muwafiq tak hina Nabi Muhammad Saw. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TAK HINA NABI: Gus Salam (tengah), Gus Muwafiq tak hina Nabi Muhammad Saw. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ceramah Gus Muwafiq tak hanya memantik protes sejumlah kalangan, tapi juga berujung pelaporan ke Bareskrim Polri yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI).

Kalangan Nahdlatul Ulama (NU) pun melakukan pembelaan, termasuk institusional Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim yang siap melakukan pendampingan hukum.

Lantas, bagaimana PWNU Jatim menilai ceramah kiai gondrong kelahiran Lamongan yang tinggal di Yogyakarta tersebut? Benar atau tidakkah kontennya menghina Nabi Muhammad Saw?

“Saya kira itu bukan ranah kami ya. Nanti silakan tanya pada masyayikh di jajaran syuriyah. Tapi yang jelas, sekalas Gus Muwafiq tidak ada niat sedikit pun untuk (menghina nabi),” kata Wakil Ketua Tanfizdiyah PWNU Jatim, KH Abdussalam Sokhib kepada wartawan di Surabaya, Jumat (6/12/2019).

Wong beliau dakwah selam ini buat apa sih? Ya untuk melanjutkan perjuangan Kanjeng Nabi, kok beliau mau menghina Kanjeng Nabi, itu kan paradoks,” sambung kiai muda yang akrab disapa Gus Salam tersebut.

Meski demikian, Gus Salam menyerahkan ke masing-masing orang untuk menilai masalah redaksi dan narasi dalam ceramah Gus Muwafiq tersebut.

“Tapi dari niat, kami yakin tidak ada sedikit pun maksud untuk (menghina nabi). Wong beliau itu memuja Kanjeng Nabi kok mau menghina, dari mana logikanya?” ucap Gus Salam.

Kalaupun Gus Muwafiq ‘kepleset’ saat memberikan ceramah, tambah Gus Salam, hal itu wajar saja dan manusiawi. “Hal-hal yang manusiawi itu, ya harus kita memperlakukannya dengan manusiawi lah,” tandasnya.

» Baca Berita Terkait NU, FPI