Granat Jatim Ajak Keuskupan Surabaya Sinergi Lawan Narkoba

PROGRAM KERJA: Arie Soeripan menjelaskan program kerja Granat Jatim kepada Vikjen Romo Yosef. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PROGRAM KERJA: Arie Soeripan menjelaskan program kerja Granat Jatim kepada Vikjen Romo Yosef. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pengurus DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Jatim mengunjungi Keuskupan Surabaya di Jalan Polisi Istimewa Nomor 17, Senin (5/4/2021). Kedatangan mereka disambut hangat Vikaris Jenderal (Vikjen) RD Romo Yosef Eka Budi Susila

Ketua DPD Granat Jatim, Arie Soeripan mengatakan, kunjungan ini dalam rangka silaturahmi pada perayaan Paskah sekaligus meminta dukungan kepada Keuskupan untuk berkolaborasi memberikan edukasi tentang bahaya narkotika.

“Pertama kami mengucapkan dan mengaturkan selamat Hari Paskah, sekaligus kami ingin bersilaturahmi, bekerja sama, dan bersinergi untuk menyelamatkan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ujar Arie.

Dia bersyukur, tawaran kolaborasi tersebut mendapat sambutan baik dari Keuskupan Surabaya. Apalagi Granat Jatim merupakan satu-satunya organisasi pegiat antinarkotika yang datang dan mendapatkan sambutan kerja sama.

Dengan demikian, Granat Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam menyelamatkan anak bangsa dari bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang meskipun saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Kondisi ini tidak menjadikan semangat kita kendur. Tapi kita harus tetap komitmen untuk menyelamatkan anak bangsa,” tegasnya.

Upaya Preventif

SEMANGAT PERANGI NARKOBA: Pengurus Granat Jatim berpose dengan Romo Yosef Eka Budi Susila. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SEMANGAT PERANGI NARKOBA: Pengurus Granat Jatim berpose dengan Romo Yosef Eka Budi Susila. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Dalam kesempatan tersebut, Romo Yosef membuka ruang kolaborasi edukasi bahaya narkotika bagi umat Katolik.

Menurutnya, baru kali pertama ini pihaknya menerima kunjungan pegiat antinarkoba di Keuskupan Surabaya. Apalagi kedatangan pengurus Granat Jatim dalam rangka silaturahmi pada perayaan Paskah.

“Ya saya kira ini baru pertama kali di Keuskupan ini,” tandas Romo Yosef.

Dia menyambut baik kunjungan dan ajakan kolaborasi, dalam rangka sosialisasi pembinaan umat Katolik agar terhindar dari ancaman narkotika.

“Ini adalah upaya preventif, terutama anak muda Katolik sehingga mereka tidak bersentuhan (narkoba),” jelasnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengatur Memorandum of Understanding (MoU) dan teknis kolaborasi sehingga bisa menyentuh langsung lapisan masyarakat yang beragama Katolik.

Sebelumnya pada hari yang sama, Granat Jatim juga melakukan kunjungan ke Gereja Redemptor Mundi dan ditemui Romo Adrian. Sementara saat berkunjung di Gereja Santa Maria Tak Bercela, pengurus bertemu langsung dengan Romo Eka.

» Baca Berita Terkait Narkoba