Selasa, 25 Januari 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Ekspor Jatim: Dalam Negeri Surplus Rp 173 T, LN Defisit Rp 49 T!

Berita Terkait

PERDAGANGAN JATIM: Gubernur Jatim, Khofifah bersama Ketum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid. | Foto: Barometerjatim.com/IST
PERDAGANGAN JATIM: Gubernur Jatim, Khofifah bersama Ketum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyebut, meski ekspor luar negeri (LN) provinsi yang dipimpinnya mengalami defisit Rp 49 triliun, ekspor dalam negeri mencapai surplus Rp 173 triliun.

“Ini artinya, pasar dalam negeri masih menjadi potensi yang sangat kuat bagi Jatim,” kata Khofifah usai menerima penghargaan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Exhibition Hall Convex Grand City Surabaya, Kamis (25/11/2021).

Alhamdulillah investasi dalam negeri di Jatim selalu tertinggi. Jatim ini suasananya mendukung tumbuh kembang ekonomi yang produktif dan kondusif atas dorongan masyarakat yang solid, kreatif, dan solidaritas yang tinggi,” imbuhnya.

Jatim, lanjut Khofifah, saat ini memiliki 25 Kantor Perwakilan Dagang (KPD) di berbagai provinsi. “Pemprov Jatim juga melakukan misi dagang ke provinsi lain,” jelasnya.

Menurut Khofifah, dalam mendorong roda perdagangan antarprovinsi, perlu menemukenali potensi pasar yang dimiliki baik dalam maupun luar negeri.

Dengan demikian, ketika terdapat misi dagang maka tidak sekadar pertemuan penjual dan pembeli tetapi juga investasi, serta tidak kalah pentingnya saling menemukenali potensi yang dimiliki antarwilayah.

“Dalam waktu dekat, Jatim akan melakukan misi dagang ke Ambon. Tahun depan jika situasi Covid-19 terus melandai maka akan dilakukan misi dagang ke 12 titik,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga memaparkan skala ekonomi Jatim yang disebutnya terbesar kedua di Indonesia. Hingga triwulan III 2021, kontribusi Jatim terhadap PDB nasional mencapai 14,54%  dan kontribusi Jatim terhadap konstelasi se-Jawa mencapai 25,33%.

Sementara itu Ketum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid menilai khofifah sangat aktif dan bersinergi mendorong peningkatan perdagangan antarprovinsi. “Peningkatan ekspor dalam negeri terus konsisten dilakukan hingga akhir tahun,” katanya.

» Baca Berita Terkait Kadin

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -