Dzikir di Surabaya, Gus Anom Akan Boyong 14 Artis Ibu Kota

AJAK BERSHALAWAT: Gus Anam, akan boyong puluhan artis ibu kota ke Surabaya untuk berdzikir dan shalawat bersama ribuan jamaah, Sabtu (6/10) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
AJAK BERSHALAWAT: Gus Anam, akan boyong puluhan artis ibu kota ke Surabaya untuk berdzikir dan shalawat bersama ribuan jamaah, Sabtu (6/10) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – 14 artis ibu kota, di antaranya Tommy Kurniawan, Arzetti Bilbina hingga Master Limbad, akan diboyong ulama ternama, Gus Anom bin Syaikh Arifin bin Alie bin Hasan untuk mengadiri acara dzikir, shalawat nabi dan taushiyah di Bratang Gede, Surabaya, Sabtu (6/10) malam.

Selain para artis, acara tersebut juga diagendakan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat dan agama. Di antaranya Gubernur Jatim, Soekarwo; Gubernur dan Wagub Jatim terpilih 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak; serta Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Para artis dan pejabat ini, akan diajak Gus Anom berdzikir dan bershalawat bersama lima ribuan jamaah yang datang tak hanya dari Jatim, tapi juga murid-murid Gus Anom dari sejumlah kota di Indonesia.

• Baca: Habib Muhdor Tak Diundang Lagi di Dzikir Manaqib Al Qodiri

“Besok (Sabtu), insyaallah tamu saya ada yang datang dari Jayapura, Manokwari, Samarinda, Balikpapan, Bajarmasin serta Semarang (Jawa Tengah). Alhamdulillah,” katanya pada sejumlah wartawan di Surabaya, Rabu (3/10) malam.

Gus Anom menuturkan, para artis ini sengaja dihadirkan untuk menarik massa agar mereka mau berdzikir dan bershalawat. “Mereka ini kan punya massa. Para artis ini kita hadirkan untuk mengajak fansnya meminta ampunan pada Allah Swt dan bershalawat untuk Rasulullah Saw,” katanya.

Menurutnya, metode dakwah yang dikembangkan ini ala Sunan Kalijaga — salah seorang Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa.

• Baca: Konferwil PWNU Jatim, Tak Lagi Dihadiri Pakde Karwo-Gus Ipul

“Sunan Kalijaga mengajak orang lewat media wayang kulit yang saat itu memang corak budaya di Jawa. Mereka yang tadinya suka menyembah di pohon, menyalakan dupa, diarahkan ke yasinan maupun tahlil,” katanya.

Dalam konteks kekinian, tandas Gus Anom, artis dianggap sebagai ‘pintu masuk’ untuk menarik massa untuk mengajak kebaikan karena mereka memiliki penggemar, bahkan aktif berinteraksi di media sosial.

Diharapkan, fans yang semula tidak suka shalawat, karena mengikuti idolanya maka kemudian mau bershalawat. “Insyaallah saya mengajak mereka, termasuk menyelamatkan fans mereka agar melakukan kebaikan,” ucapnya.

• Baca: Dua Jam di Masjid Ampel, Ini Isi Ceramah Habib Rizieq

“Coba kalau artisnya tatoan di sini (wajah) atau mabuk-mabukan, terus fansnya ikut-ikutan. Dosanya kamu (artis) yang tanggung, karena ribuan orang yang ngikuti kamu.”

Sebaliknya, kalau mengajak para artis bershalawat lalu diikuti fansnya, tambah Gus Anom, maka kita sudah mengajak kebaikan yang diikuti ribuan fans. “Itu namanya memberi contoh dan insyaallah pahalanya luar biasa,” jelasnya.

Peresmian Majelis Taklim

JALAN KEBAIKAN: Gus Anam, ajak artis berdzikir dan shalawat dengan harapan ribuan fansnya juga mengikuti jalan kebaikan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
JALAN KEBAIKAN: Gus Anam, ajak artis berdzikir dan shalawat dengan harapan ribuan fansnya juga mengikuti jalan kebaikan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Menurut Gus Anom, hati manusia itu keras. “Kalau sudah keras karena enggak istiqomah, enggak pernah ibadah, maka dengan berdzikir dan shalawat bisa jebol dan enggak mau maksiat lagi. Itu yang kita harapkan,” ucapnya.

Acara ini, tambahnya, sekaligus peresmian Majelis Taklim Al Munawwarah di Surabaya yang diasuhnya. Setelah peresmian, selanjutnya akan digelar secara rutin pada Sabtu minggu pertama setiap bulan.

• Baca: Habib Muhdor: Jangan Hanya HTI, Bubarkan juga Syi’ah

Selama ini, meski berasal dari Surabaya, Gus Anom lebih banyak melakukan dakwah di luar Jawa. Kiai muda tersebut juga dikenal sebagai guru spiritual sejumlah artis ibu kota.

Karena itu, lima ribuan jamaah yang hadir Sabtu malam nanti, tidak hanya berasal dari Surabaya dan Jatim, tapi ada pula yang datang dari luar Jawa. “Alhamdulillah!” ucapnya.