Demo PMII ‘Belok Arah’, Sadad: Perpindahan Giginya Tak Mulus!

TAK SUBSTANTIF: Anwar Sadad, PMII ganti tema demo tapi tak nyambung. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TAK SUBSTANTIF: Anwar Sadad (inset), PMII ganti tema demo tapi tak nyambung. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Demonstrasi ‘belok arah’ Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesaia (PMII) Cabang Surabaya mendapat sorotan dari Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad.

Semula, dari pamflet yang beredar, PMII Surabaya akan menggeruduk Grahadi dengan tiga tujuan aksi: Membeber rapor merah 100 hari kabinet Jokowi, rapor merah kinerja gubernur Jatim, dan menolak Omnibus Law.

Namun tujuan aksi berubah arah. PMII malah mendemo Dinas Pendidikan Jatim terkait dugaan kampanye terselubung salah satu kandidat di Pilwali Surabaya 2020.

“Perpindahan giginya tak mulus, ganti tema tapi enggak nyambung,” kritik Sadad yang juga anggota Majelis Pembina Daerah (Mabinda) Pengurus Koordinasi Cabang (PKC) PMII Jatim, Rabu (12/2/2020).

Ditanya adakah tekanan dari senior PMII atau pihak tertentu sehingga aksi belok arah, Sadad tak mau berandai-andai. “Saya tak mau berspekulasi,” tegasnya.

Sadad hanya memaparkan, sahabat mudanya di PMII adalah tipikal Gen-Z yang produksi kalorinya berlimpah. Tak heran jika terlihat seakan punya energi yang tak ada habisnya.

“Yang disuarakan dalam unjuk rasa tersebut sudah benar, hanya tidak substantif,” tandas politikus yang juga wakil ketua DPRD Jatim itu.

Sebelumnya, terkait aksi belok arah ini, Ketua PC PMII Surabaya, Nurul Haqqi beralasan pamflet yang beredar sebenarnya hanya pancingan untuk melakukan kajian, sebelum memutuskan turun aksi dengan fokus satu permasalahan.

“Pancingan untuk teman-teman melakukan kajian, kemudian malam hari fokus pada satu permasalahan,” katanya.

Dia juga membantah ada tekanan dari senior PMII atau pihak tertentu. “Tidak ada, tidak ada sama sekali. Jadi itu murni pertimbangan agar yang kita kawal itu benar-benar fokus,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait PMII, Anwar Sadad