Dampingi Suhandoyo: Su’udin: Saya Belum Ditegur PAN!

LOLOS: Duet Suhandoyo-Su'udi lolos verifikasi faktual maju di Pilbup Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/ M RAHMAN
LOLOS: Duet Suhandoyo-Su’udi lolos verifikasi faktual maju di Pilbup Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/ M RAHMAN

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Suhandoyo dan Muhammad Su’udin masih tercatat sebagai kader PDIP dan PAN. Namun keduanya memutuskan jalan berbeda dengan Parpolnya di Pilbup Lamongan 2020: Memilih berpasangan maju lewat jalar perseorangan.

Seperti diketahui, PAN memilih mengusung pasangan nonkader, Yuhronur Efendi-KH Abdul Rouf. Parpol yang berbasis warga Muhammadiyah itu, bahkan akan memberi tegas bagi kadernya yang tak mematuhi keputusan DPP.

Lantas, bagaimana dengan Su’udin yang berseberangan dengan partainya dan memilih maju lewat jalur perseorangan? “Yang jelas sampai hari ini, saya belum ada teguran lisan maupun tertulis, belum ada,” kata Su’udin.

Lagi pula, keputusan Su’udi maju karena dari awal dirinya sudah membaca bahwa tidak ada kader PAN yang akan mencalonkan atau diusung Parpolnya.

“Sejak awal saya sudah membaca, feeling, bahwa kader PAN tidak akan maju di Pilkada. Satu bukti secara kepartaian, struktural, partai kami, PAN, menjatuhkan dukungan kepada teman lain,” katanya.

“Tapi saya selaku kader, sekali lagi membaca situasi ini, dan saya menampung aspirasi masyarakat Kabupaten Lamongan,” sambungnya.

Sedangkan Suhandoyo, sejak semula memang menyatakan maju lewat jalur peseorangan. PDIP sendiri hingga kini belum menjatuhkan keputusan. Sempat dikabarkan rekomendasi akan diberikan kepada Sholahuddin-Sa’im, namun hingga kini belum diumumkan.

Dukungan Lampaui Sarminduk

Seperti diberitakan, Selasa (21/7/2020), Suhandoyo-Su’udin dinyatakan menjadi salah satu peserta Pilbup Lamongan 2020, 9 Desember mendatang setelah lolos verifikasi faktual. Bahkan syarat dukungannya melampaui batas minimal 68.673 (6,5%) dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Alhamdulillah kita telah mencapai 126 persen dari syarat dukungan. Ini satu dukungan yang tidak pernah kita bayangkan. Terima kasih kepada LO (Lisence Officer) dan kepada masyarakat Kabupaten Lamongan,” ucap Suhandoyo saat konferensi pers di Posko Kompak Desa Jotosanur, Tikung.

Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali menjelaskan, pasangan Suhandoyo-Su’udin berhasil melampaui syarat minimal dukungan (Sarminduk) 68.673 (6,5%) dari DPT terakhir yang berjumlah 1.056.505.

“Sesuai hasil pleno hari ini adalah 85.939. Berarti sudah melebihi Sarminduk dan berhak mengikuti pencalonan Pilkada Lamongan, Desember mendatang,” ucap Makhrus.

Dalam rapat pleno verifikasi faktual yang digelar di Gedung Handayani di Jalan KH Ahmad Dahlan, Lamongan tersebut, hanya satu orang dari Kecamatan Sambeng yang dicoret dan tidak memenuhi syarat karena adanya keberatan.

“Dari 27 kecamatan dukungan, terbanyak di Kecamatan Ngimbang dan Kecamatan Sukodadi yakni dengan jumlah 9.008 dan 7.611. Sedangkan paling sedikit di Kecamatan Sekaran dengan jumlah 642 pendukung,” ujarnya.

» Baca Berita Terkait Pilbup Lamongan